06 September 2026

Kanker Tiroid Stadium 2 Tidak Bisa Menghentikan Aku Untuk Melakukan Kegiatanku Sehari-hari

Perjuanganku Untuk Melawan Kanker Tiroid.

Kanker Tiroid Stadium 2 Tidak Bisa Menghentikan Aku Untuk Melakukan Kegiatanku Sehari-hari.

* Aku masih bisa tetap bekerja. Operasi pertama untuk mengambil benjolan di tenggorokanku dilakukan pada 20 Juni 2026 dan aku sudah kembali bekerja pada 23 Juni 2026. Operasi kedua untuk mengambil Kanker Tiroid dilakukan pada 8 Agustus 2026 dan aku sudah kembali bekerja pada 12 Agustus 2026. Puji Tuhan Yesus Kristus, semua operasinya dilakukan pada hari Sabtu. Jadi aku "libur dari bekerja karena sakit" hanya 1 sampai 2 hari saja. Puji Tuhan Yesus Kristus juga yang telah memberikan pekerjaan jenis WFH, sehingga aku tidak perlu menghabiskan tenagaku di jalan raya untuk pergi ke kantor, dan aku masih punya tenaga untuk memulihkan kesehatanku sehingga dapat kembali bekerja dengan baik.

* Aku masih bisa melakukan kegiatanku sehari-hari. Setelah meninggalkan RS dan kembali ke rumahku, aku langsung merapikan rumahku, mencuci baju, mandi, makan dan minum, dan menyiram tanaman. Puji Tuhan Yesus Kristus yang masih memberikan aku tenaga dan kekuatan untuk mengurus diriku dan bertanggung jawab atas Semua Berkat-Nya.

* Aku masih bisa berolahraga. Aku sempat beristirahat sejenak dari melakukan olahraga, tapi ada rasa ketidak sabaran dari diriku untuk duduk dan tidur saja tanpa melakukan berbagai gerakan. Setelah beristirahat selama kurang dari 1 minggu, aku langsung aktif untuk lebih banyak bergerak, mulai dari melakukan jalan kaki, angkat beban yang ringan, mengurus rumahku, dll.
Dear Astrid, terus bergeraklah, agar kamu bisa menuju hidup yang sehat dan bahagia! 💪

Tuhanku Terkasih Yesus Kristus, aku sungguh bersyukur bahwa Engkau merencanakan dan memudahkan hidupku dengan baik. Letak RS nya dekat dengan rumahku, aku bekerja dengan jenis WFH, operasinya dilakukan pada hari Sabtu, dll. Semuanya adalah Berkat-Mu untukku dan semuanya terjadi karena Engkau mencintai aku. Aku mencintai-Mu, Yesus. Aku adalah Milik-Mu, Kristus.

Perjuanganku Untuk Melawan Kanker Tiroid:

https://astridamalia.blogspot.com/2026/08/perjuanganku-untuk-melawan-kanker-tiroid.html

Proses Penyembuhan dan Pemulihan Setelah Operasi Tumor Payudara dan Kanker Tiroid:

https://astridamalia.blogspot.com/2026/09/proses-penyembuhan-dan-pemulihan.html

Cinta,
Astrid Amalia
Instruktur Yoga, Peneliti, Penulis, Blogger, dan Penyintas Tumor dan Kanker

#Sehat #Tiroid #Kanker #Kista #Tumor

Stage 2 Thyroid Cancer Doesn't Stop Me From Doing My Daily Activities

My Fight Against Thyroid Cancer.

Stage 2 Thyroid Cancer Doesn't Stop Me From Doing My Daily Activities.

* I can still work. The first surgery to remove a lump in my throat was performed on June 20, 2026, and I returned to work on June 23, 2026. The second surgery to remove the Thyroid Cancer was performed on August 8, 2026, and I returned to work on August 12, 2026. Praise the Lord Jesus Christ, all the surgeries were performed on Saturdays. So I only had one or two days off from work due to illness. Praise the Lord Jesus Christ for providing a work-from-home (WFH) job, so I don't have to spend all my energy commuting to the office, and I still have the energy to recover my health and return to work well.

* I can still do my daily activities. After leaving the hospital and returning home, I immediately tidied up my house, washed my clothes, showered, ate and drank, and watered the plants. Praise the Lord Jesus Christ, who still gives me the energy and strength to take care of myself and be responsible for all His Blessings.

* I can still exercise. I took a short break from exercising, but I felt impatient to just sit and sleep without doing any exercise. After resting for less than a week, I immediately became more active and moved around more, starting with walking, lifting light weights, taking care of my house, etc.
Dear Astrid, keep moving, so you can live a healthy and happy life! 💪

My Beloved Lord Jesus Christ, I am truly grateful that You planned and made my life easy. The hospital is close to my home, I work from home, the surgeries were on Saturdays, etc. All of this is Your Blessing to me, and it all happened because You love me. I love You, Jesus. I am Yours, Christ.  ✝️

My Battle Against Thyroid Cancer:

https://astridamalia.blogspot.com/2026/08/my-battle-against-thyroid-cancer.html

The Healing and Recovery Process After My Breast Tumor and Thyroid Cancer Surgeries:

https://astridamalia.blogspot.com/2026/09/the-healing-and-recovery-process-after.html

Love,
Astrid Amalia
Yoga Instructor, Researcher, Writer, Blogger, and Tumor & Cancer Survivor

#Healthy #Thyroid #Cancer #Cyst #Tumor

02 September 2026

The Healing and Recovery Process After My Breast Tumor and Thyroid Cancer Surgeries

My Battle Against a Breast Tumor and Thyroid Cancer.

The Healing and Recovery Process After My Breast Tumor and Thyroid Cancer Surgeries.



I was diagnosed with Stage 2 Thyroid Cancer in May 2026, after having previously been diagnosed with a Breast Tumor in 2000. Fortunately, the Breast Tumor was benign, but the Thyroid Cancer was quite aggressive.

I have conducted various methods to support my Healing and Recovery after the Breast Tumor and Thyroid Cancer Surgeries were conducted:

* Taking Levothyroxine at 7:30 AM. This medication replaces the Thyroid function I lost after surgery. Consequently, I must take it for the rest of my life.



* Taking Calcium supplements at 1:00 PM.

* Eating healthy foods. Every day, I consume 6 Eggs, 3 Chicken Livers, Tomatoes, Beans, and both White and Red Sweet Potatoes.





* Getting adequate rest. I make an effort to nap during the day when needed, but prioritizing a good night's sleep is essential.

* Avoiding toxins. I strive to avoid sugar, processed foods, MSG, and any factory-made foods.

* Staying diligent with health check-ups and doctor visits. Due to the Thyroid Cancer, I have to see an Oncologist once a month for monitoring, consultations, and getting necessary medications.

I am grateful that the progression from the Tumor to Cancer was very slow. I hope to manage my Health Condition as effectively as possible.

I hope to become healthier. 🙏

My Battle Against Thyroid Cancer:

https://astridamalia.blogspot.com/2026/08/my-battle-against-thyroid-cancer.html

Astrid Amalia
Yoga Instructor, Researcher, Writer, Blogger, and Tumor & Cancer Survivor

#Health #Thyroid #Cancer #Cyst #Tumor

Proses Penyembuhan dan Pemulihan Setelah Operasi Tumor Payudara dan Kanker Tiroid

Perjuanganku untuk Melawan Tumor Payudara dan Kanker Tiroid.

Proses Penyembuhan dan Pemulihan Setelah Operasi Tumor Payudara dan Kanker Tiroid.



Aku menderita Kanker Tiroid Stadium 2 yang ditemukan pada Mei 2026, dan sebelumnya aku menderita Tumor Payudara yang ditemukan pada tahun 2000. Beruntungnya adalah Tumor Payudaranya jinak, namun sayangnya Kanker Tiroidnya lumayan ganas.

Aku melakukan berbagai metode untuk melakukan Penyembuhan dan Pemulihan setelah Operasi Tumor Payudara dan Kanker Tiroid dilakukan:

* Minum obat Levothyroxine pada jam 7.30 pagi. Obat ini adalah obat pengganti Tiroidku yang sudah diambil melalui proses operasi. Oleh sebab itu, aku harus meminum obat ini seumur hidup.



* Minum obat Kalsium pada jam 1 siang.

* Makan makanan yang sehat. Setiap hari, aku makan 6 Telur, 3 Ati Ayam, Tomat, Kacang, dan Ubi Putih dan Ubi Merah.





* Istirahat yang cukup. Setiap hari, aku berusaha untuk tidur pada siang hari bila diperlukan, dan yang utama adalah tidur pada malam hari.

* Menghindari racun. Aku berusaha untuk tidak mengkonsumsi dan tidak makan gula, makanan yang diproses, vetsin, dan semua makanan yang dibuat oleh pabrik.

* Rajin mengecek kesehatan dan kontrol ke dokter. Dengan adanya Kanker Tiroid, maka aku harus bertemu dengan Dokter Onkologi setiap sebulan sekali untuk kontrol, konsultasi, dan mendapatkan obat yang diperlukan.

Aku bersyukur bahwa perkembangan dari Tumor menjadi Kanker berlangsung sangat lambat. Aku berharap dapat mengelola Kondisi Kesehatanku dengan sebaik-baiknya.

Semoga aku dapat menjadi lebih sehat. 🙏

Perjuanganku Untuk Melawan Kanker Tiroid:

https://astridamalia.blogspot.com/2026/08/perjuanganku-untuk-melawan-kanker-tiroid.html

Astrid Amalia
Instruktur Yoga, Peneliti, Penulis, Blogger, dan Penyintas Tumor dan Kanker

#Sehat #Tiroid #Kanker #Kista #Tumor

25 August 2026

My Battle Against Thyroid Cancer

My Battle Against Thyroid Cancer




This is the story of my battle against Thyroid Cancer in my throat.

- May 26, 2026: A lump suddenly appeared on my neck after I sneezed and had a cold.

- May 29, 2026: I went to a General Doctor at a nearby clinic to have the lump examined. Although the Doctor had already advised me to go to the hospital for a checkup, I still asked him to prescribe cold medicine, hoping the lump was due to the flu.

- June 4, 2026: Because the lump hadn't healed, I returned to the nearby clinic and requested a referral letter to have my health checked at the hospital. After receiving the referral letter, I immediately went to the nearest hospital to have the lump examined by an ENT (ear, nose, and throat) Doctor. Because the lump was attached to my Thyroid, the ENT Doctor asked if I often felt anxious, restless, and worried. The ENT Doctor said that anxiety, restlessness, and worry were closely related to my Thyroid. The ENT Doctor then ordered an ultrasound of my throat. 

During the ultrasound, the Doctor who performed the ultrasound found several cysts and nodules on my Thyroid. The ultrasound predicted that my lump was grade 4B, meaning malignant. The Doctor who performed the ultrasound told me not to worry because the sickness was already in my body. He stated that what I needed to do was find a solution to battle against this sickness. Thank you.

- June 11, 2026: The ENT Doctor decided to have further tests by an Oncologist.

- June 13, 2026: During the meeting with the Oncologist, the Oncologist said that he would conduct surgery on my throat and remove my left Thyroid and the lump. However, I asked the Oncologist to only remove the lump. The Oncologist agreed, but he said that I would have to be willing to undergo a second surgery if the laboratory confirmed that the lump was malignant. I agreed and accepted.

- June 15, 2026: The hospital decided that the surgery to remove my lump would be performed on June 20, 2026. I had to see a Cardiologist and an Internist before the surgery.

Note: According to my family, the lump in my throat is a family/genetic condition. Everyone in my family has had lumps, and one person has had cancer.
I am grateful that I am not married and will not have children because I am already in menopause. If I had children, I would have produced a sick child.

The breast tumor I had in 2000 turned out to be a family condition.

- June 17, 2026: The Internist said that my entire body, including my kidneys and thyroid hormones, is healthy. The Cardiologist also said that my heart is healthy. Therefore, the surgery on the Thyroid in my throat can be performed.

- June 18, 2026: The Anesthesiologist said that he would administer general anesthesia before the surgery. Since I have had several surgeries, he hoped the anesthesia would work well and the surgery would be successful.  Thank you.

- June 20, 2026: The surgery for the lump in my throat was performed in the afternoon. Before the surgery, I joked with the Anesthesiologist. When the anesthetic rose from my wrist to the middle of my arm, I immediately floated into the sky. 😆

Note: I woke up from my sleep in the sky about 3 or 4 hours after the surgery was completed. When I woke up, I immediately ran to the bathroom to pee, even though my family had told me not to walk after the surgery because I might float and fall. It turned out not to be! I was still able to walk normally to the bathroom while carrying my IV pole. 💪

Before the surgery, I felt the lump shrink, but it turned out to have sunk into my throat. 😭
I'm still grateful. The surgery went quickly and smoothly.




- June 22, 2026: The Oncologist who examined me said I could go home today.  👍
I was then able to go home after having the bandage on my neck changed, taking my medication, and taking care of the paperwork.

- July 7, 2026: The Oncologist said the lab results confirmed that the lump on my thyroid was Papillary Thyroid Carcinoma, also known as Stage 2 Thyroid Cancer.

- July 14, 2026: The Oncologist said that because I had Stage 2 Thyroid Cancer, my entire Thyroid would be removed from my throat through a second surgery. The entire surgery would be performed in August. The Oncologist also said that after the second surgery and after my Thyroid was removed, I would be dependent on a medication called Levothyroxine. The Oncologist also said that after the second surgery, there would be emotional changes. I could suddenly become angry or sad.

- August 1, 2026: The Oncologist announced that he would perform a Total Thyroidectomy. This meant removing my entire Thyroid gland. 😭

- August 3, 2026: The Surgical Officer scheduled a blood test, a heart exam, and meetings with the Cardiologist, Internist, and Anesthesiologist. The surgery schedule was also set.

Note: I felt sad because my Thyroid gland would be removed. It's small, but it's the one that regulates hormones, heart function, stomach function, and so on. The Thyroid gland's function is very important, so I would be dependent on Levothyroxine if my Thyroid gland was removed.

- August 4, 2026: The Internist was a little concerned about the condition she found in my blood. She asked me to have a second blood test. Fortunately, everything was fine, and she cleared me for surgery. The Cardiologist, who loves to sing, said that my heart was fine, so I was cleared for surgery.

- August 7, 2026: The Anesthesiologist I met today provided a lot of reassuring information, and I could tell he was trying to calm me down with his friendly conversational style. Thank you.

- August 8, 2026: The surgery to remove my Thyroid from my throat was performed. The 7-hour anesthesia and surgery were performed smoothly and safely.

Note: The size of the Thyroid removed from my throat was the size of my palm. It was huge!
The Oncologist said that because I had cancer, my entire Thyroid, including the surrounding area, was removed from my throat.




My family told me that when I first woke up from my long sleep after the anesthesia, I immediately sat up. The nurse then got angry because I wasn't allowed to get up right after the surgery, and she was afraid I'd fall.
This is my best post-surgery humor. It turns out that even after cancer, I'm still Supergirl! 😀

I still have a long way to go.  I remain patient and determined to battle against Thyroid Cancer in my body. Who else can and should battle against Thyroid Cancer if not me?

My battle against Thyroid Cancer may seem easy to some people, but it's not easy for me. In addition to battling Thyroid Cancer, I also have to struggle to manage my feelings, emotions, and mental state. What I need is support, not just comments that my Thyroid Cancer is common, mild, and normal. Please consider my feelings, emotions, and mental state. Pray for me, love me, care for me, and help me.

There are always people asking me to stay positive. Of course, I always try to think positively and do positive things. But cancer is cancer, a serious sickness. Allow me to have my fears, my worries, my anger, and my sadness. I'm only human, and I'm suffering from a serious sickness that may spread and has no cure. I'm not forcing you to understand, but I just want you to know. If you disagree with my expressions and emotions, please stay away from me. Thank you for your understanding.

My Beloved Lord Jesus Christ, I thank You for the smooth running of my Thyroid Cancer surgery. I believe in You and believe that You are always present in my life. My Lord Jesus Christ, Holy Mary, Saint Joseph, the Holy Spirits, Saint Michael, Saint Raphael, and Saint Gabriel, please heal me, deliver me from evil, and protect me, my home, and my work. Amen. 🙏




#Health #Thyroid #Cancer #Cyst #Tumor 

Perjuanganku Untuk Melawan Kanker Tiroid

Perjuanganku Untuk Melawan Kanker Tiroid




Ini adalah cerita tentang perjuanganku untuk menangani dan melawan Kanker Tiroid di tenggorokanku.

- 26 Mei 2026: Tiba-tiba muncul benjolan di leherku setelah aku bersin dan mengalami pilek.

- 29 Mei 2026: Aku pergi ke Dokter Umum di klinik terdekat untuk memeriksakan benjolan di leherku. Walaupun Dokter sudah meminta aku untuk memeriksa kesehatanku ke rumah sakit, aku tetap meminta kepada Dokter memberikan obat flu kepadaku dengan harapan benjolannya terjadi karena flu.

- 4 Juni 2026: Karena benjolannya belum sembuh, maka aku kembali ke klinik terdekat dan meminta surat rujukan untuk memeriksakan kesehatanku di rumah sakit. Setelah aku mendapat surat rujukan, maka aku segera pergi ke rumah sakit terdekat untuk memeriksakan benjolannya ke Dokter THT. Karena benjolannya menempel di Tiroidku, Dokter THT sempat bertanya apakah aku sering merasa risau, gelisah dan kuatir. Dokter THT mengatakan bahwa rasa risau, gelisah dan kuatir berhubungan erat dengan Tiroidku. Kemudian Dokter THT meminta tenggorokanku diperiksa melalui USG.

Ketika pemeriksaan melalui USG dilakukan, Dokter yang mengoperasikan USG menemukan beberapa Kista dan Nodul di Tiroidku. Prediksi dari USG menyatakan bahwa kelasnya benjolanku adalah 4B alias ganas. Dokter yang mengoperasikan USG mengatakan bahwa aku tidak boleh kuatir karena penyakitnya sudah ada di dalam tubuhku. Ia menyatakan bahwa yang aku harus lakukan adalah mencari solusi untuk menangani penyakit ini. Terima kasih.

- 11 Juni 2026: Dokter THT memutuskan adanya pemeriksaan lebih lanjut oleh Dokter Onkologi.

- 13 Juni 2026: Pada saat bertemu dengan Dokter Onkologi, Dokter Onkologi mengatakan bahwa dia akan melakukan operasi pada tenggorokanku dan mengambil Tiroid kiriku dan benjolannya. Namun aku meminta Dokter Onkologi untuk hanya mengambil benjolannya saja dulu. Dokter Onkologi setuju, namun dia mengatakan bahwa aku harus mau menerima operasi kedua bila laboratorium menyatakan bahwa benjolannya ganas. Aku setuju dan menerimanya.

- 15 Juni 2026: Rumah sakit memutuskan bahwa proses operasi untuk mengambil benjolanku dilakukan pada 20 Juni 2026. Aku harus bertemu Dokter Jantung dan Dokter Penyakit Dalam dulu sebelum dioperasi.

Catatan: Menurut keluargaku, benjolan yang terjadi di tenggorokanku itu adalah penyakit keluarga / genetik. Semua keluargaku punya benjolan dan ada 1 yang punya kanker.
Aku bersyukur belum menikah dan tidak akan punya anak karena sudah menopause. Kalau aku punya anak, maka aku memproduksi anak yang sakit.

Tumor di payudara yang dulu terjadi padaku pada tahun 2000 ternyata adalah penyakit keluarga.

- 17 Juni 2026: Dokter Penyakit Dalam mengatakan bahwa seluruh tubuhku, termasuk ginjal dan hormon tiroid, dalam keadaan sehat. Dokter Jantung juga mengatakan bahwa jantungku sehat. Maka operasi pada Tiroid di tenggorokanku dapat dilakukan.

- 18 Juni 2026: Dokter Anestesi mengatakan bahwa dia akan memberikan bius total sebelum aku dioperasi. Karena aku pernah dioperasi beberapa kali, maka dia berharap obat biusnya dapat bekerja dengan baik dan proses operasiku dapat dilakukan dengan baik. Terima kasih.

- 20 Juni 2026: Proses operasi pada benjolan di tenggorokanku dilakukan pada sore hari. Sebelum dioperasi, aku sempat bercanda dengan Dokter Anestesi. Ketika obat biusnya naik dari pergelangan tangan ke tengah lengan, aku langsung melayang ke langit. 😆

Catatan: Aku bangun dari tidurku di langit kira-kira 3 atau 4 jam setelah operasi selesai dilakukan. Pada saat aku sudah bangun, aku langsung lari ke kamar mandi untuk pipis, padahal keluargaku bilang bahwa aku tidak boleh berjalan dulu setelah operasi karena mungkin aku akan melayang dan jatuh. Ternyata tidak! Aku tetap bisa berjalan normal ke kamar mandi sambil membawa tiang infusku. 💪

Sebelum dioperasi, aku sempat merasa benjolanku mengecil, tapi ternyata benjolannya tenggelam ke dalam tenggorokanku. 😭
Aku tetap bersyukur. Proses operasinya berjalan dengan cepat dan lancar.




- 22 Juni 2026: Dokter Onkologi yang memeriksa aku bilang kalau aku boleh pulang pada hari ini. 👍
Aku kemudian bisa pulang ke rumahku setelah perban di leherku diganti, mengambil obat dan mengurus surat-surat.

- 7 Juli 2026: Dokter Onkologi mengatakan hasil penelitian di laboratorium menyatakan bahwa benjolan di Tiroidku adalah Karsinoma Papiler Tiroid atau nama lainnya adalah Kanker Tiroid Stadium 2.

- 14 Juli 2026: Dokter Onkologi mengatakan bahwa karena aku menderita Kanker Tiroid Stadium 2, maka semua tiroidku akan diambil dari tenggorokanku melalui operasi kedua. Seluruh proses operasinya dilakukan pada bulan Agustus. Dokter Onkologi juga mengatakan bahwa setelah operasi kedua dilakukan dan setelah Tiroidku diambil, maka aku akan tergantung dengan obat dengan nama Levothyroxine. Dokter Onkologi juga mengatakan bahwa setelah operasi kedua dilakukan, akan ada perubahan emosi padaku. Aku dapat tiba-tiba cepat marah atau sedih.

- 1 Agustus 2026: Dokter Onkologi mengatakan bahwa ia akan melakukan Operasi Tiroid Total. Berarti semua Tiroidku diambil. 😭

- 3 Agustus 2026: Petugas Operasi membuat jadwal bagiku untuk test darah, pemeriksaan jantung dan bertemu dengan Dokter Jantung, Penyakit Dalam dan Anestesi. Jadwal operasinya pun sudah ditentukan. 

Catatan: Aku merasa sedih karena Tiroidku akan diambil dari tubuhku. Bentuknya Tiroid kecil, tapi si kecil inilah yang mengatur hormon, jantung, lambung, dll. Tugasnya Tiroid ini sangat penting, sehingga aku akan tergantung pada Levothyroxine bila Tiroidku sudah diambil.

- 4 Agustus 2026: Dokter Penyakit Dalam agak kuatir dengan kondisi yang ia temukan di darahku. Ia pun meminta aku untuk melakukan tes darah untuk yang kedua kali. Namun untungnya, semuanya baik-baik saja dan ia mengijinkan aku untuk dioperasi. Dokter Jantung yang hobi menyanyi mengatakan bahwa kondisi jantungku baik-baik saja. Maka aku boleh dioperasi.

- 7 Agustus 2026: Dokter Anestesi yang aku jumpai hari ini banyak memberikan informasi yang menenangkan diriku dan aku tahu dia berusaha menenangkan diriku dengan gaya ngobrolnya yang bersahabat. Terima kasih.

- 8 Agustus 2026: Operasi untuk mengambil Tiroid dari tenggorokanku telah dilakukan. Proses untuk pembiusan dan pembedahan yang berlangsung selama 7 jam dapat dilakukan dengan lancar dan aman.

Catatan: Ukuran dari Tiroid yang diambil dari tenggorokanku adalah sebesar telapak tanganku. Besar sekali!
Kata Dokter Onkologi, karena yang terjadi padaku adalah kanker, maka semua Tiroidku, termasuk area di sekitarnya, diambil dari tenggorokanku.




Keluargaku memberitahu aku bahwa ketika aku sudah mulai sadar dari tidur panjangku setelah dibius, aku langsung bangun dan duduk. Kemudian susternya marah-marah karena aku memang belum boleh langsung bangun setelah operasi telah selesai dilakukan dan dia takut aku jatuh.
Inilah humor terbaik dariku setelah dioperasi. Ternyata setelah terkena kanker, aku masih Supergirl! 😀

Perjalananku masih panjang. Aku tetap sabar dan penuh semangat untuk berjuang melawan Kanker Tiroid di tubuhku. Siapa lagi yang dapat dan harus berjuang untuk melawan Kanker Tiroid kalau bukan aku sendiri? 

Perjuanganku untuk melawan Kanker Tiroidku sepertinya terasa ringan dimata beberapa orang, tapi tidak ringan bagiku. Selain harus berjuang untuk melawan Kanker Tiroid, aku juga harus berjuang untuk menangani perasaanku, emosiku dan mentalku. Yang aku butuhkan adalah dukungan, bukan hanya sekedar komentar yang menyatakan bahwa Kanker Tiroid yang terjadi padaku adalah hal yang biasa dan ringan saja dan normal terjadi. Tolong pikirkan perasaanku, emosiku dan mentalku. Doakanlah aku, cintailah aku, sayangilah aku dan bantulah aku.

Selalu ada orang yang meminta aku  untuk tetap berpikir positif. Tentu saja aku selalu berusaha untuk berpikir positif dan melakukan hal-hal yang positif. Tapi kanker adalah kanker, sebuah penyakit yang parah. Biarkanlah aku memiliki rasa takutku, kuatirku, gusarku dan sedihku. Aku hanya manusia dan aku menderita penyakit parah yang mungkin akan menyebar dan tidak ada obatnya. Aku tidak memaksa Anda untuk mengerti, tapi aku hanya ingin Anda tahu. Bila Anda keberatan dengan ekspresiku dan emosiku, silahkan menjauh dariku. Terima kasih untuk pengertiannya.

Tuhanku Terkasih Yesus Kristus, aku berterima kasih kepada-Mu atas semua kelancaran pada proses operasi Kanker Tiroidku. Aku percaya kepada-Mu dan aku percaya bahwa Engkau selalu hadir di dalam hidupku. Tuhanku Yesus Kristus, Bunda Maria, Santo Yoseph, Para Roh Kudus, Santo Mikael, Santo Rafael dan Santo Gabriel, mohon sembuhkanlah aku, bebaskanlah aku dari yang jahat, dan lindungilah aku, tempat tinggalku dan pekerjaanku. Amin. 🙏




#Sehat #Tiroid #Kanker #Kista #Tumor 

23 May 2026

Mukjizat Dari Tuhan Yesus Kristus: Kalung Rosarioku Tidak Rusak Ketika Kecelakaan Terjadi Padaku

Mukjizat Dari Tuhan Yesus Kristus: Kalung Rosarioku Tidak Rusak Ketika Kecelakaan Terjadi Padaku



Kalung Rosario diatas adalah Kalung Rosario yang aku kenakan ketika kecelakaan terjadi padaku di tahun 2018.

Cerita tentang kecelakaan yang terjadi padaku di tahun 2018:

https://astridamalia.blogspot.com/2019/04/ketika-tuhan-yesus-kristus-membuat-saya.html

Ketika kecelakaan terjadi, aku pingsan dan menjadi tidak sadar sampai beberapa hari, kepalaku pecah dan harus dioperasi, tubuhku terluka dan tas backpack ku rusak.

Tapi.... Kalung Rosario yang aku kenakan tidak mengalami kerusakan sama sekali !!! Keadaannya masih baik !!!

Sampai sekarang, Kalung Rosarioku ini masih dapat aku kenakan dan aku gunakan untuk berdoa Rosario.

Bagaimana keajaiban ini bisa terjadi? Hanya Tuhanku Terkasih Yesus Kristus lah yang tahu!

✝️

Kepada Tuhanku Terkasih Yesus Kristus, aku sungguh berterima kasih kepada-Mu yang telah hadir di dalam hidupku. Bahkan ketika aku terkena kecelakaan, Engkau tetap hadir dan menyelamatkan aku. Aku percaya bahwa Engkau menunjukkannya dalam bentuk Kalung Rosarioku yang masih baik dan tidak rusak. Ketika kecelakaan membuat aku pingsan, kepalaku pecah, tubuhku terluka dan tas backpack ku rusak, Kalung Rosarioku yang aku kenakan tetap dalam kondisi baik dan tidak rusak. Hal ini aku anggap sebagai Mukjizat-Mu. Tuhanku Yesus Kristus, aku sungguh percaya kepadamu. Aku serahkan hidupku kepada-Mu.

✝️

***

Doa Penyerahan (Charles de Foucauld)

Sumber: Puji Syukur 220

✝️

Bapa, kuserahkan diriku ke dalam Tangan-Mu. Lakukanlah atas diriku apa yang Kau Kehendaki. Apa pun yang Kau Perbuat, aku bersyukur kepada-Mu. Aku siap untuk segalanya. Biarlah hanya Kehendak-Mu yang terlaksana dalam diriku dan dalam semua Ciptaan-Mu.

Itulah, ya Tuhan, yang kuharapkan, tiada yang lain. Ke dalam Tangan-Mu kuserahkan nyawaku, kepada-Mu kupersembahkan hidupku dengan segenap cinta yang membara dalam hatiku, sebab aku mencintai-Mu, ya Tuhan. Oleh karena itu kuberikan diriku, kuserahkan diriku ke dalam Tangan-Mu, tanpa syarat, dan dengan kepercayaan tanpa batas, sebab Engkau adalah Bapaku. Amin.

✝️

#Katolik #Yesus #Kristus #Mukjizat #Kecelakaan #Rosario

A Miracle From Lord Jesus Christ: My Rosary Necklace Was Undamaged When I Had An Accident

A Miracle From Lord Jesus Christ: My Rosary Necklace Was Undamaged When I Had An Accident



The Rosary Necklace above is the one I was wearing when I had an accident in 2018.

The story of the accident that happened to me in 2018:

https://astridamalia.blogspot.com/2019/04/when-lord-jesus-christ-makes-me-live.html

When the accident happened, I fainted and was unconscious for several days. My head was cracked and required surgery. My body was injured, and my backpack was damaged.

But... the Rosary Necklace I was wearing was completely undamaged !!! It's still in perfect condition !!!

Until today, I can still wear this Rosary Necklace of mine and I still can use it to pray the Rosary.

How did this miracle happen? Only my Beloved Lord Jesus Christ knows!

✝️

Dear my Beloved Lord Jesus Christ, I am truly grateful to You for being present in my life. Even when I was in an accident, You were still present and saved me. I believe You showed this in the form of my Rosary Necklace being intact and undamaged. When the accident left me unconscious, my head shattered, my body injured, and my backpack damaged, my Rosary Necklace remained intact. I consider this Your Miracle. My Lord Jesus Christ, I truly believe in You. I surrender my life to You.

✝️

***

Prayer of Abandonment (Charles de Foucauld)

Source: https://www.cathedralstm.org/about-our-catholic-faith/expressing-our-faith/treasury-catholic-prayers/prayer-abandonment-charles-de-foucauld/

✝️

Father,
I abandon myself into Your Hands;
do with me what You Will.
Whatever You may do, I thank You:
I am ready for all, I accept all.

Let only Your Will be done in me,
and in all Your Creatures –
I wish no more than this, O Lord.

Into Your Hands I commend my soul:
I offer it to You with all the love of my heart,
for I love You, Lord, and so need to give myself,
to surrender myself into Your Hands without reserve,
and with boundless confidence,
for You are my Father.
Amen.

✝️


#Catholic #Jesus #Christ #Accident #Miracle #Rosary 

25 March 2026

Social Media, Canva, and Adobe Courses

I am delighted to share that I have successfully completed these courses:

* Social Media Content Creation – Canva Beginner to Advanced Course by Maggie Stara at Udemy
* Social Media Graphics Design Masterclass with Adobe and Canva by James Joab Soren and Hudson Dynamic Lab at Udemy

I thank Canva, Maggie Stara, James Joab Soren, Hudson Dynamic Lab, Udemy, and Adobe!






#Art #Image #Picture #SocialMedia #Certificate #Course #Canva #Design #School #Content #Udemy #Graphic #Adobe #Creation #AI

24 October 2025

My Plants

My Plants

Recently, I started to have a new hobby:

Handling plants, growing the plants, planting plants, farming, gardening, living with plants.....

Whatever I call it, I enjoy my plants. 😉

Gardening is my best therapy and meditation for my health, calming my mind, and bringing joy to my heart.

My plants, which absorb pollution and produce clean air, truly freshen my breath.

By touching my plants, my plants and I give and receive positive energies.

Watching my plants grow and thrive fills my heart with joy. I hope the joy in my heart also brings joy to my plants.

My plants can grow and thrive, so to me, they are the living creatures and my beloved children.

I call my plants as my children who love me and want to grow and live together with me. Of course, I love them too and want to grow and live together with them.

The plants AKA my children that I have now:


Happy Life! ☘️🌱🌵🪴🌿

***

My other blog:



#LeeKuanYew #Meniran #Jeruk #Mandarin #Orange #Orchid #Anggrek #Palm #Date #Kurma #Ubi #Yam #Sanseveira #SirihGading #Plant #Tanaman #Green #Nature #Natural #Meditation #Therapy #Health #Sehat #Life #Live #Energy 



Tanamanku

Tanamanku



Akhir-akhir ini, saya mulai memiliki hobi baru:

Merawat tanaman, menanam tanaman, bercocok tanam, berkebun, hidup berdampingan dengan tanaman.....

Apa pun sebutannya, saya menikmati tanaman saya. 😉

Berkebun adalah terapi dan meditasi terbaik saya untuk kesehatan, menenangkan pikiran, dan membawa kebahagiaan di hati.

Tanaman saya, yang menyerap polusi dan menghasilkan udara bersih, sungguh menyegarkan napas saya.

Dengan menyentuh tanaman saya, tanaman saya dan saya memberi dan menerima energi positif.

Melihat tanaman saya tumbuh dan berkembang memenuhi hati saya dengan kebahagiaan. Saya harap kebahagiaan di hati saya juga membawa kebahagiaan bagi tanaman saya.

Tanaman saya dapat tumbuh dan berkembang, jadi bagi saya, mereka adalah makhluk hidup dan anak-anak saya yang terkasih.

Saya menyebut tanaman saya sebagai anak-anak saya yang mencintai saya dan ingin tumbuh dan hidup bersama saya. Tentu saja, saya juga mencintai mereka dan ingin tumbuh dan hidup bersama mereka.

Tanaman alias anak-anakku yang kini kumiliki:


Hidupku Bahagia! ☘️🌱🌵🪴🌿

***

Blog saya yang lain:



#LeeKuanYew #Meniran #Jeruk #Mandarin #Orange #Orchid #Anggrek #Palm #Date #Kurma #Ubi #Yam #Sanseveira #SirihGading #Plant #Tanaman #Green #Nature #Natural #Meditation #Therapy #Health #Sehat #Life #Live #Energy 

Women vs. Men


Some rules that women are forced to follow:
- Cooking and preparing food is a woman's job, obligation, and duty
- Taking care of the house and family is a woman's duty
- Producing and raising children is a woman's responsibility

What happens if women do all of the above? Men are still considered the number one living creature, and women are just ordinary people!

What happens if women don't do all of the above? Women are easily labeled as lazy and bad wives, mothers, and housewives. Women are forced to feel guilty.

There is also a selfish opinion that says that men are the strongest living creatures and that all the best things are done only by men. Wait! The process of pregnancy done by women requires strength, and it is a very difficult process, and the best thing in life. Women can do it! Can men get pregnant and deal with the process? Until today, this question remains unanswered!

Although women want to prove their abilities in various fields, they still face various obstacles. Women can do many things that men do, but often they are not allowed to do so. Women are constantly considered less strong, less intelligent, and so on.

No wonder that it's easy for women to feel sad, stressed, and trauma.

If women were given the right to choose their own lifestyle, to do things according to their inner urges, and to live their lives creatively and imaginatively, then all women would feel happy, dignified, and able to give their best.

Hopefully, the world can change. Women can do things according to their desires, can be the stars of their lives, and achieve universal recognition.


#Woman #Women #Lady #Girl #Princess #Queen #Gender 

01 July 2025

CranioSacral Therapy for Baby

Health: CranioSacral Therapy for Baby – Gentle and Healthy




A CST (CranioSacral Therapy) session for a baby can help minimize or eliminate problems in the baby's body and help improve the health.

A baby who experiences injuries (both physical and emotional), nervous disorders, tension, and stress due to a birth process that is too fast, long, pressing on the baby's body or through a Caesarean Process really need CST.

The effect of these injuries, nervous disorders, tension and stress:
- Difficult to breath
- Difficult to eat
- Difficult to digest food
- Difficult to defecate
- Unable to drink milk
- Unable to sleep
- Often crying

CST can help to handle the problems.

My CST Process:
- I place the baby on the bed
- I feel the rhythm and waves, and check for problems in the baby's body (which are usually in the form of blockages or "signals") with my hands
- I try to handle the problem by pressing and directing gently.

During or after CST is performed, the baby will usually sleep longer than usual, or may even cry. It all depends on the physical and mental condition of the baby.

I thank Mrs. Giovanie for trusting me to handle her child. May the Universe bless you and your family.

***

My other blog:

- https://theresiamariafaustina.blogspot.com

- https://globalwidebusiness.blogspot.com


#Health #Healthy #Health #Mental #Physic #Physical #Therapy #Cranio #Sacral #CranioSacral #CST #Yoga #Reiki

30 June 2025

Terapi CranioSacral untuk Bayi

Kesehatan: Terapi CranioSacral untuk Bayi - Lembut dan Sehat




Sesi CST (CranioSacral Therapy) untuk bayi dapat membantu untuk meminimalkan atau menghilangkan masalah pada tubuh sang bayi dan membantu untuk meningkatkan kesehatannya.

Bayi yang mengalami cedera (pada tubuh dan emosi), gangguan syaraf, ketegangan, dan stres karena proses kelahiran yang terlalu cepat, lama, menekan tubuh sang bayi atau melalui Proses Caesar sangat membutuhkan CST.

Cedera, gangguan syaraf, ketegangan dan stres ini membuat bayi menjadi:
- Sulit untuk bernapas
- Sulit untuk menelan makanan
- Sulit untuk mencerna makanan
- Sulit untuk buang air
- Tidak bisa minum susu
- Tidak bisa tidur
- Sering menangis

CST dapat membantu untuk mengatasi beberapa gangguan diatas.

Proses CST:
- Saya meletakkan bayi di tempat tidur
- Saya merasakan ritme dan gelombang, dan memeriksa masalah di dalam tubuh bayi (yang biasanya berbentuk sumbatan atau "sinyal") dengan tangan saya
- Saya mencoba menangani masalah tersebut dengan menekan dan mengarahkan dengan lembut.

Pada saat atau setelah CST dilakukan, biasanya sang bayi akan tidur lebih lama dari biasanya, atau bisa juga menangis. Semuanya tergantung dari kondisi fisik dan mental dari bayinya.

Terima kasih kepada Ibu Giovanie Antaresha yang telah mempercayai saya untuk menangani anaknya. Semoga Alam Semesta memberkati Anda dan keluarga.

#Kesehatan #Sehat #Health #Mental #Physic #Jasmani #Terapi #Therapy #Cranio #Sacral #CranioSacral #CST #Yoga #Reiki 

***

Blog saya yang lain:


25 March 2025

Generative AI – A Way Of Life By Analytics Vidhya

Education: Generative AI – A Way Of Life By Analytics Vidhya




I have taken the Generative AI – A Way Of Life Course by Analytics Vidhya!

This Generative AI Course is given to:
- Beginners with no engineering background
- All levels, including those new to Machine Learning and Deep Learning
- Professionals who want to improve their AI Skills
- Students who want to explore AI
- Content Creators who want to leverage AI Tools
- Those curious about the Potential of AI

Participants don't need to have a basic understanding of Python Programming.

About Generative AI: Generative AI refers to algorithms that can create new data, such as images, text, and music, by learning patterns from existing data. Generative AI creates new content and data based on the patterns it learns. Generative AI has been used in various industries around the world, including Content Creation and Marketing.

This course provides knowledge on:
- Generative AI: Definition, work, potential, programs, practices
- Text Generation using Generative AI: ChatGPT, Microsoft Copilot, Google Gemini, DALLE-3
- How to create a Chatbot
- Image Generation using Generative AI: ClipDrop, Bing Image Creator, FireFly, DreamStudio, DALLE-2, MidJourney
- Uses across industries: Marketing to Finance
- Ethics and efficiency for best practices: Using AI responsibly and effectively

Thank you, Analytics Vidhya and the Instructor, Apoorv Vishnoi. Apoorv is a seasoned AI Professional with over 14 years of experience, a company founder, and a startup mentor.

***


I write about #HSE, #Safety, #Security, #Survival, #Emergency, #Fire, #Oil, #Gas, #Energy, #Offshore, #Onshore, #Digital, #Technology, #Drone, #AI, #Information, #Communication, #Data, #Research, #Training, #Education, #Business, #Leadership, #Collaboration, #Innovation, #Health, #Yoga, #Social, #Life, #Mental, and more.

29 January 2025

Perimenopause and Menopause Phases

Health: Perimenopause and Menopause Phases

Information about Perimenopause and Menopause Phases that everyone, men and Women, should know. 😊

Perimenopause Phase is the time leading up to Menopause Phase when a woman's body begins the natural transition to no longer menstruating. This is a normal part of aging.

Perimenopause Phase usually occurs in the mid-40s years old to early 50 years old. On average, Perimenopause Phase begins about 4-6 years before Menopause Phase (the time when you stop menstruating completely).

Another fact: Some women may experience Perimenopause Phase earlier (in their 30s years old), while others may not experience it until their 50s years old. This can be happening due to Genetic factors and health factors related to daily activities.

During the Perimenopause Phase, menstruation usually becomes irregular:
- Less or more
- Shorter or longer

This Perimenopause Phase can last for several years, and changes in the cycle are largely due to fluctuating hormone levels (estrogen and progesterone).

Some other common signs of Perimenopause Phase (besides changes in menstruation):
- Excessive sweating
- Sleep disturbances
- Mood swings
- Feeling unstable
- Irritability and anger
- Fatigue
- Hair loss
- Body aches
- Feeling cold
- Feeling hot
- Food allergies

Here are some guidelines for managing some of the side effects of Perimenopause Phase:

* Hot flashes and sweating can be very uncomfortable. Ways to manage them:
- Drink water
- Calm your mind
- Do meditation
- Control your breathing
- Wear thin clothes
- Stay in a cool place, either with a fan or air conditioning
- Sleep with a light blanket
- Avoid hot drinks, spicy foods, and alcohol
- Don't smoke

* Sleep disorders. Ways to manage them:
- Reduce coffee and tea consumption
- Avoid electronic devices (cell phones, computers, and TV) before bed
- Take a warm bath before bed
- Make sure the bedroom is cool, dark, and quiet
- Use an eye mask and earplugs when sleeping
- Try to go to bed and wake up at the same time every day
- If necessary, sleep when needed and for longer periods of time

* Mood swings and irritability, anger, anxiety, and sadness. Ways to manage feelings and emotions:
- Exercise regularly to release endorphins that can improve mood and reduce stress
- Do meditation, yoga, and breathing exercises that can balance emotions
- Eat more fruits and vegetables that can stabilize the body
- Chat with someone you trust
- Limit excessive sugar and caffeine consumption, which can disrupt emotions and feelings
- Don't smoke
- Relax by caring for plants and avoiding negative thoughts

* Fatigue and decreased energy.  How to manage it:
- Maintain regular activity, exercise, and walk slowly and within your ability
- Take short naps of 20-30 minutes to restore energy without affecting sleep at night
- Eat regularly
- Rest by sitting or lying down for a moment until you feel energized again

* Bone health problems. How to manage them:
- Consume calcium and vitamin D, especially through food
- Do exercises that involve movement, weight-bearing, and walking

Additional tips for coping with the Perimenopause Phase:
- Don't hesitate to work from home
- Eat healthy and appropriate foods for your Perimenopause Phase. Perhaps you'd also like to read about diets based on blood type.
- Move by taking care of yourself and your home
- Exercise alone, with friends, family, or with a trusted instructor
- Do movements and exercises that you enjoy and are able to do
- Take a note of what happens to your body, including the date and possibly the time. It's important to share this note with your doctors so they can easily identify what's happening to your body through your notes. You may be experiencing only Perimenopause and Menopause Phases, or you may also experience other symptoms.
- If you start to feel unwell, don't forget to see a doctor who specializes in Menopause

Don't push yourself too hard to do everything above. Do what you can.

Our situations and conditions aren't always perfect, but we must do our best to relax and enjoy our lives. Trust that we are the ones who can make ourselves happy. Also, trust that Perimenopause and Menopause Phases are signs that our bodies are giving us a chance to prepare us for the next phase of life.

I hope this information is helpful for women, so all women can take the right steps to care for themselves during Perimenopause and Menopause Phases. I hope the Perimenopause and Menopause Phases can be managed effectively.

Be proactive and open to learning about the changes in your body.

Enjoy your life and your Perimenopause and Menopause Phases.

Don't forget to smile, even if no one is around. Don't worry, everything is fine. 😊

***

About me:

- https://globalwidebusiness.blogspot.com
- https://astridamalia.blogspot.com
- https://theresiamariafaustina.blogspot.com

I write about #Hobby, #Health, #Yoga, #Mental, #Training, #Course, #Catholic, #Jesus, #Christ, #HSE, #Safety, #Security, #Survival, #Emergency, #Oil, #Gas, #Energy, #Drones, #AI, #Digital, #Education, #Technology, #Information, #Research, #Business, #Leadership & more.




Fase Perimenopause dan Menopause

Kesehatan: Fase Perimenopause dan Menopause

Informasi mengenai Fase Perimenopause dan Menopause yang harus diketahui oleh semua orang, laki-laki dan Perempuan. 😊

Fase Perimenopause adalah waktu menjelang Fase Menopause saat tubuh Perempuan mulai melakukan transisi alami untuk tidak lagi mengalami menstruasi. Hal ini adalah kondisi normal dari penuaan.

Fase Perimenopause biasanya terjadi pada pertengahan usia 40-an sampai awal usia 50-an. Rata-rata, Fase Perimenopause dimulai sekitar 4-6 tahun sebelum Fase Menopause (masa ketika Anda sepenuhnya tidak mengalami menstruasi).

Fakta lain: Sebagian Perempuan dapat mengalami Fase Perimenopause lebih awal (di usia 30-an), dan sebagian lainnya mungkin tidak mengalaminya hingga usia 50-an. Hal ini dapat terjadi sebagian besar karena faktor Genetika dan faktor kesehatan karena kegiatan sehari-hari.

Selama Fase Perimenopause, menstruasi biasanya menjadi tidak teratur:
- Menjadi lebih sedikit
- Menjadi lebih pendek
- Menjadi lebih deras
- Menjadi lebih panjang

Fase Perimenopause ini dapat berlangsung selama beberapa tahun, dan perubahan dalam siklus sebagian besar disebabkan oleh fluktuasi kadar hormon (estrogen dan progesteron).

Beberapa tanda umum Fase Perimenopause lainnya (selain perubahan pada menstruasi):
- Berkeringat terlalu banyak
- Gangguan tidur
- Perubahan suasana hati
- Perasaan tidak stabil
- Mudah tersinggung dan marah
- Kelelahan
- Rambut rontok
- Nyeri badan
- Merasa kedinginan
- Merasa kepanasan
- Alergi terhadap beberapa makanan

Berikut adalah panduan untuk menangani beberapa efek samping dari Fase Perimenopause:

* Rasa panas dan berkeringat yang bisa terasa sangat tidak nyaman. Cara untuk menanganinya:
- Minum air putih
- Tenangkan pikiran
- Lakukan meditasi
- Atur pernapasan
- Kenakan kain yang tipis dan menyerap keringat
- Berada di tempat yang sejuk, baik itu dengan menggunakan kipas angin atau AC
- Tidur dengan selimut yang tipis
- Tidak mengkonsumsi minuman yang panas, makanan yang pedas, dan alkohol
- Jangan merokok

* Gangguan tidur. Cara untuk menanganinya:
- Kurangi minum kopi dan teh
- Hindari benda elektronik (ponsel, komputer dan TV) sebelum tidur
- Mandi dengan air hangat sebelum tidur
- Pastikan kamar tidur dalam kondisi sejuk, gelap, dan tenang
- Gunakan alat penutup mata dan penyumbat telinga ketika tidur
- Usahakan untuk tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari
- Bila perlu, tidur saat dibutuhkan dan dalam waktu yang lebih banyak dan lebih lama

* Perubahan suasana hati dan mudah tersinggung, marah, cemas dan sedih. Cara untuk mengelola perasaan dan emosi:
- Berolahraga secara teratur untuk melepaskan endorfin yang dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres
- Melakukan meditasi, latihan yoga, dan latihan pernapasan yang dapat menyeimbangkan emosi
- Memakan lebih banyak buah dan sayuran yang dapat menstabilkan kondisi tubuh
- Mengobrol dengan orang yang dipercaya
- Tidak terlalu banyak mengkonsumsi gula dan kafein yang dapat mengganggu emosi dan perasaan
- Jangan merokok
- Merilekskan diri dengan merawat tanaman dan menjauhi hal-hal negatif

* Kelelahan dan penurunan energi. Cara untuk menanganinya:
- Tetap melakukan aktifitas, berolahraga, dan berjalan secara rutin dengan pelan-pelan saja dan sesuai dengan kemampuan
- Melakukan tidur siang singkat selama 20-30 menit yang dapat memulihkan energi tanpa mempengaruhi tidur malam
- Makan secara teratur
- Berisitirahat dengan duduk atau berbaring sesaat sampai Anda merasa berenergi kembali

* Gangguan pada kesehatan tulang. Cara untuk menanganinya:
- Konsumsi Kalsium dan Vitamin D, terutama melalui makanan
- Melakukan latihan untuk bergerak, menahan beban dan berjalan

Tips tambahan untuk mengatasi Fase Perimenopause:
- Jangan ragu untuk bekerja dari rumah
- Makan makanan yang sehat dan tepat untuk Fase Perimenopause Anda. Mungkin jika Anda ingin mau, Anda juga bisa membaca tentang pengetahuan tentang diet berdasarkan golongan darah.
- Bergerak dengan mengurus diri sendiri dan tempat tinggal
- Berolahraga sendiri, bersama teman, keluarga atau bersama instruktur yang dipercaya
- Lakukan gerakan dan olahraga yang Anda sukai dan mampu lakukan
- Catat hal-hal yang terjadi pada tubuh, termasuk tanggal dan mungkin waktunya. Catatan ini penting untuk dibagi kepada dokter, sehingga dokter dapat mengidentifikasi apa yang terjadi pada tubuh Anda dengan mudah melalui catatan Anda. Mungkin yang terjadi pada Anda hanya Perimenopause dan Menopause saja atau mungkin juga disertai hal lain.
- Jika Anda mulai merasa tidak enak badan, jangan lupa untuk pergi ke dokter yang tepat yang menangani menopause.

Jangan terlalu memaksakan diri untuk melakukan semuanya hal diatas. Lakukanlah hal yang mampu Anda lakukan.

Situasi dan kondisi kita tidak selalu baik, tetapi kita harus melakukan yang terbaik untuk merasa rileks dan menikmati hidup kita. Percayalah bahwa kita sendirilah yang harus membuat diri kita bahagia. Percayalah juga bahwa Fase Perimenopause dan Menopause adalah tanda yang diberikan oleh tubuh kita sendiri untuk mempersiapkan kita untuk kehidupan selanjutnya.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi para Perempuan, sehingga Perempuan dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk merawat diri selama Fase Perimenopause dan Menopause. Semoga Fase Perimenopause dan Menopause dapat ditangani dengan tepat.

Bersikaplah proaktif dan terbuka untuk mempelajari perubahan pada tubuh.

Nikmatilah hidup Anda dan Fase Perimenopause dan Menopausenya.

Jangan lupa untuk tersenyum juga meskipun tidak ada orang di sekitar Anda. Jangan khawatir, semuanya baik-baik saja. 😊

***

Tentang saya:

- https://globalwidebusiness.blogspot.com
- https://astridamalia.blogspot.com
- https://theresiamariafaustina.blogspot.com

Aku menulis tentang #Hobby, #Health, #Yoga, #Mental, #Training, #Course, #Catholic, #Jesus, #Christ, #HSE, #Safety, #Security, #Survival, #Emergency, #Oil, #Gas, #Energy, #Drone, #AI, #Digital, #Education, #Technology,  #Information, #Research, #Business, #Leadership & lainnya.




Changes In Sleep Patterns

Health: Changes In Sleep Patterns

Some of my Yoga clients experience changes in their sleep patterns.

The changes in their sleep patterns are:
- Sleeping too short
- Sleeping too long
- Sleeping less often
- Sleeping more often

These changes in sleep patterns usually occur because of:

- Physical condition: Fatigue due to activity (work or exercise), and illness in the body

- Mental condition: Emotional factors, stress, and anxiety

- Lifestyle and activities: Changes in daily routines, and eating patterns (diet)

- Changes in weather and temperature: Cold temperatures (due to rain, air conditioning, or snow), and hot temperatures (due to the sun)

- Especially for women: Changes in hormones (Perimenopause). The phase leading up to menopause, called perimenopause, can cause changes in hormones (estrogen and progesterone), and these changes in hormones can cause sleep disturbances. Perimenopause can also cause hot flashes, night sweats, or mood swings that can also interfere with sleep.

The best advice I usually give is:

- Immediately extend the sleep time if the body needs it, especially when they feel tired and stressed
- Adjust the lifestyle so that changes in sleep patterns can be handled
- Adopt a healthier diet
- Do enough exercise and activity (not too much or too little)
- Always maintain a healthy and appropriate mind

***

About me:


Find my hashtag called #DiaryOfAstrid which contains many things that I feel in my life:


I write about #Hobby, #Health, #Yoga, #Mental, #Training, #Course, #Catholic, #Jesus, #Christ, #HSE, #Safety, #Security, #Survival, #Emergency, #Oil, #Gas, #Energy, #Drone, #AI, #Digital, #Education, #Technology,  #Information, #Research, #Business, #Leadership & more. 

Perubahan Pada Pola Tidur

Kesehatan: Perubahan Pada Pola Tidur

Beberapa klien Yoga saya mengalami perubahan pada pola tidur mereka.

Perubahan pada pola tidur yang terjadi pada mereka adalah:
- Waktu tidurnya menjadi terlalu sebentar
- Waktu tidurnya menjadi terlalu lama
- Menjadi jarang tidur
- Menjadi sering tidur

Perubahan pada pola tidur ini biasanya terjadi karena:

- Kondisi fisik: Adanya kelelahan karena aktivitas (pekerjaan atau olahraga), dan adanya penyakit di dalam tubuh

- Kondisi mental: Adanya faktor emosional, stres, dan kecemasan

- Gaya hidup dan aktivitas: Adanya perubahan pada rutinitas sehari-hari, dan pola makan (diet)

- Perubahan pada cuaca dan suhu: Suhu dingin (karena hujan, AC atau salju), dan suhu panas (karena matahari)

- Khususnya untuk perempuan: Adanya perubahan pada hormon (Perimenopause). Fase menjelang menopause, yang disebut perimenopause, dapat mengakibatkan perubahan pada hormon (estrogen dan progesteron), dan perubahan pada hormon ini dapat menyebabkan gangguan tidur. Perimenopause juga mengakibatkan hot flashes, keringat pada malam hari, atau perubahan suasana hati yang dapat menggangu tidur juga.

Saran terbaik yang biasanya saya berikan adalah:

- Segeralah memperpanjang waktu tidur bila tubuh membutuhkannya, terutama ketika merasa lelah dan stres
- Sesuaikanlah gaya hidup yang dilakukan sehingga perubahan pada pola tidur dapat ditangani
- Lakukanlah pola makan atau diet yang lebih sehat
- Lakukanlah olahraga dan aktifitas yang secukupnya (tidak berlebihan atau berkekurangan)
- Selalu menjaga pikiran yang sehat dan tepat

***

About me:


Find my hashtag called #DiaryOfAstrid that contains many things that I feel in my life at:


I write about #Hobby, #Health, #Yoga, #Mental, #Training, #Course, #Catholic, #Jesus, #Christ, #HSE, #Safety, #Security, #Survival, #Emergency, #Oil, #Gas, #Energy, #Drone, #AI, #Digital, #Education, #Technology,  #Information, #Research, #Business, #Leadership & more.