26 June 2022

Makan Daun Teh

Selain memakan Biji Kopi, aku pun memakan Daun Teh. Kebiasaan memakan Daun Teh baru aku mulai setahun yang lalu, dan ternyata sangat mudah dan sehat.




Tulisanku tentang Makan Biji Kopi dapat dibaca di:

Selain Ngopi, aku memang suka Ngeteh juga. Belakangan ini, Ngeteh juga menjadi suatu kebutuhan karena Teh dapat menyegarkan dan menyemangati tubuhku. Bila Ngopi adalah “Selamat Pagi” bagi pikiranku, maka Ngeteh adalah “Selamat Sore Menjelang Malam” bagi tubuhku :-)

Lalu ada apa dengan Daun Teh? Dulu, setelah selesai Ngeteh, biasanya aku membuang Daun Teh yang tersisa. Namun setahun yang lalu, ada panggilan yang kuat dipikiranku untuk memakan Daun Teh. Aku sempat berpikir: Mengapa Daun Teh harus dibuang? Apakah Daun Teh dapat dimakan? Setelah melakukan penelitian di Google, aku pun mendapatkan kepastian bahwa Daun Teh dapat dimakan. Hore!

Daun Teh juga dianggap sebagai sumber kesehatan yang maksimal karena:
- Kandungan Kafein pada Daun Teh dapat menyegarkan tubuh kita, membangunkan mata kita dan mengaktifkan kegiatan di otak kita. Jumlah Kafein yang kita dapatkan dari Teh yang kita minum lebih kecil dibandingkan dengan jumlah Kafein yang ada di dalam Kopi yang kita minum. Jumlah Kafein pada Teh yang lebih banyak justru terdapat di Daun Tehnya sendiri bila Daun Tehnya dikonsumsi juga.
- Daun Teh juga mengandung Serat yang tinggi. Daun Teh dapat dimakan dengan logika bahwa: Kalau kita dapat meminum Teh, tentunya daunnya dapat kita konsumsi juga, dan tubuh kita sangat memerlukan Serat yang juga terdapat di Daun Teh.

Pikiranku berkata bahwa aku harus memperlakukan Daun Teh seperti aku memperlakukan daun dan sayuran lainnya. Daun dan sayuran adalah sumber utama yang harus aku konsumsi, agar semua sisa makanan dan sampah yang berada di tubuhku dapat dibersihkan dan dibuang dari tubuhku. Pola pikir tentang Serat juga telah dimiliki para pengikut ajaran Vegan dan Vegetarian yang mengkhususkan diri mereka untuk hanya mengkonsumsi Sayuran, Buah-buahan dan bahan makanan alami lainnya yang bukan berasal dari daging.

Catatan 1: Beberapa orang yang aku kenal yang mengalami kesulitan untuk melakukan Buang Air Besar mengalami gangguan yang parah pada tubuh mereka (ginjal, lambung, jantung dan lainnya). Kita memang harus menghindari terjadinya kesulitan untuk melakukan Buang Air Besar dengan lebih mengutamakan dan lebih banyak mengkonsumsi Serat agar sirkulasi di tubuh kita dapat berjalan dengan normal dan kita selalu dapat sehat setiap saat.

Catatan 2: Aku bukan 100% penganut kepercayaan Vegan dan Vegetarian. Aku hanya berharap bahwa kegiatan sehari-hariku ini dapat menjadi saran yang berguna bagi para penganut kepercayaan Vegan dan Vegetarian bahwa Pola Diet Vegan dan Vegertarian dapat juga dilakukan dengan mudah dan sederhana, yaitu dengan mengkonsumi berbagai bahan makanan alami yang ada setiap hari di sekeliling kita dan bahkan didapatkan dari berbagai bahan yang dulunya dianggap sampah dan dibuang namun ternyata memiliki Serat yang kita butuhkan.

Daun Teh dapat kita makan dengan mengkonsumsinya langsung ketika kita Ngeteh. Daun Teh juga dapat dikonsumsi dengan cara yang aku lakukan setiap hari. Caranya pun sangat sederhana dan mudah, yaitu mencampur Daun Teh yang tersisa dengan Beras, kemudian memasak Beras yang sudah dicampur dengan Daun Teh untuk menjadi Nasi. Aku dapat merasakan Nasinya dan Daun Tehnya :-)

Jadi, inilah caraku yang mudah dan sederhana untuk memakan Daun Teh:
- Merebus air
- Meletakkan 1 sampai 2 sendok makan Daun Teh ke Mug
- Menuangkan air mendidih ke Mug yang sudah berisi Daun Teh
- Menutup Mug yang telah berisi Daun Teh dan air panas selama 10 menit
- Setelah 10 menit, tutup Mugnya dibuka dan minuman Tehnya diaduk
- Ngeteh sampai habis
- Daun Teh yang tersisa dimasukkan ke Beras untuk dimasak menjadi Nasi
- Setelah selesai memasak Beras menjadi Nasi, Nasi yang sudah dicampur dengan Daun Teh dimakan seperti Nasi pada umumnya

Catatan 1: Untuk membuat segelas Teh, aku menggunakan air mendidih agar jamur yang mungkin ada di dalam Daun Teh dapat dimatikan sehingga Tehnya dapat diminum.

Catatan 2: Beberapa produk Teh mengikutsertakan batang bersama Daun Teh di dalam paketnya. Mohon batangnya dipisah dan dibuang saja, karena hanya Serat pada Daun Teh yang berguna dan dapat dikonsumsi dan dibutuhkan oleh tubuh kita. Batangnya biasanya mengambang diatas Tehnya, sehingga bisa langsung dipisah dan dibuang.

Aku percaya bahwa Daun Teh yang aku makan sangat berguna bagi tubuhku. Daun Teh terbukti mengandung serat terbaik yang dapat membantu untuk membersihkan tubuhku. Aku meminum Teh untuk menyegarkan tubuhku, dan aku memakan Daun Teh untuk membersihkan tubuhku.

Semoga tulisan ini dapat memberikan inspirasi bagi para pencari hidup sehat dan para penganut ajaran Vegan dan Vegetarian untuk tidak hanya membuat Teh untuk diminum, namun juga dapat menggunakan Daun Teh sebagai makanan dan pelengkap yang sehat untuk tubuh.

Salam sehat dan bahagia.



#teh #tea #snack #eat #food #drink #minuman #breakfast #ngeteh #serat #fiber #sehat #health #healthy #kesehatan #makan #makanan #daun #leaf #vegan #vegetarian #vegetable #mata #eyes #otak #brain #inspirasi #inspiration #bahagia #happy 

24 June 2022

My Opinion About The Yoga Handstand Trend That's Viral On Tiktok – Cool Or Dangerous?

I feel happy because one of the Digital Media Companies in Indonesia – Detik.com – is still giving me the opportunity as a Yoga Instructor to provide and share information about Yoga, a Health Science that I have studied since 2007.

You can read the full article on detikHealth in the Indonesian Language:

One of the journalists at Detik.com – Vidya Pinandhita – contacted me to ask my opinion about the Yoga-style Handstand Movement Trend in Tiktok. Vidya shows a video uploaded by a Tiktok user which shows a person standing against a wall, then lifting and putting one of her legs to lean against the wall. Then the person rotates her body 90 degrees while still keeping one of her feet on the wall and placing her hands on the floor. Next, the person lifts the leg that was on the floor, so that her body rests on her two hands which are on the floor. This last pose – in the Yoga World – is called “Handstand”.

The information and reactions I gave to Vidya and Detik.com:

- Although the movements performed in the video are considered Yoga movements, especially since the hashtag #Yoga is included in the information describing the video, not all movements in the video are Yoga movements. The movement that was performed the first time was not a Yoga movement, while the next movement was a movement known by the Yoga World as the Handstand.
- The movement made at the beginning of the video – the rotating movement – is a dangerous move because it will cause injury.
- When the person twists her body by putting one foot on the wall, she will lose her balance which will result in an accident (fall, injury, broken knee, and others).
- I do not hate the video, but I would never want to teach such a dangerous movement. Why teach something that can harm others?
- I support the second movement in the video – the correct Yoga movement – called Handstand.
- Although the public thinks the video is the coolest, I think that, from a health point of view, there are dangerous movements that can irritate, damage, injure and break knees. This reduces the coolness of the video :-)
- My best advice: Practice Yoga first before making and uploading videos about Yoga, and give information to the viewers that the movements in the video are high-risk movements and require regular practice. Let's think about the consequences if the viewers of the video try to do the movement. If they are not good at it, they can get injured. Will the video creator take responsibility?
- For the Handstand position, I support because this position provides many benefits.
- In the Handstand position, when both hands support the body, the load on the legs will be reduced.
- The Handstand position can also accelerate blood circulation and give a good and healthy effect on the head, neck, and mind.
- The Handstand position educates us to train our hands and strengthen our hands.
- The Handstand position educates us not to always depend on the legs that work for life to stand, sit, move, and more. Once in a while, use our hands to support our body :-)
- The Handstand position will also facilitate blood circulation in the head and brain. So, this position is great for giving health to the neck, head, and mind.

Hopefully, all the information I provide can be useful for all of us.

I thank Detik.com and Vidya Pinandhita. Thank you for the trust and appreciation given to me and the Yoga Science that I have. Stay healthy and happy.

I also thank my Lord Jesus Christ. Thank you, my Lord Jesus Christ, for all the blessings, guidance, and protection You have given me. In the Name of Jesus.

#yoga #knee #lutut #handstand #pose #kepala #head #otak #brain #media #digital #detik #detikhealth #tiktok #tangan #hand #feet #kaki #video 

Pendapat Saya Mengenai Tren Handstand Ala Yoga Yang Viral Di Tiktok – Keren Atau Bahaya?

Saya merasa berbahagia karena salah satu Perusahaan Media Digital di Indonesia bernama Detik.com masih memberikan kesempatan kepada saya sebagai Instruktur Yoga untuk memberikan dan membagi informasi tentang Yoga, sebuah Ilmu Kesehatan yang saya pelajari sejak tahun 2007.

Anda dapat membaca artikel selengkapnya di detikHealth:

Salah satu wartawan di Detik.com – Vidya Pinandhita – mengontak saya untuk menanyakan pendapat saya tentang Tren Gerakan Handstand Ala Yoga di Tiktok yang sedang beredar saat ini. Vidya menunjukkan sebuah video yang diunggah oleh warga Tiktok yang berisi tentang seseorang yang sedang berdiri menghadap dinding, lalu mengangkat dan meletakkan salah satu kakinya untuk bersandar di dinding. Kemudian orang tersebut memutar tubuhnya 90 derajat dengan masih menempelkan salah satu kakinya di dinding dan meletakkan tangannya di lantai. Selanjutnya, orang tersebut mengangkat kaki yang tadinya berada di lantai ke atas, sehingga tubuhnya bertumpu pada dua tangannya yang terletak di lantai. Pose terakhir ini – pada Dunia Yoga – disebut “Handstand”.

Informasi dan reaksi yang saya berikan kepada Vidya dan Detik.com adalah:

- Walaupun gerakan yang dilakukan di video tersebut dianggap sebagai gerakan Yoga, terutama karena tagar #Yoga disertakan pada informasi yang menjelaskan tentang video tersebut, namun tidak semua gerakan di video tersebut adalah gerakan Yoga. Gerakan yang dilakukan pertama kali bukanlah gerakan Yoga, sedangkan gerakan yang dilakukan selanjutnya adalah gerakan yang dikenal oleh Dunia Yoga sebagai Handstand.
- Gerakan yang dilakukan di awal video tersebut, yaitu gerakan berputar adalah gerakan yang berbahaya dan beresiko karena akan menimbulkan cedera.
- Ketika orang tersebut memutar tubuhnya dengan meletakkan satu kaki ke dinding, maka ia akan kehilangan keseimbangan yang akan berakibat pada kecelakaan (jatuh, cedera, lutut yang patah dan lainnya).
- Saya tidak mengecam video tersebut, namun saya tidak akan pernah mau untuk mengajarkan gerakan yang berbahaya tersebut. Buat apa mengajarkan sesuatu yang dapat merugikan orang lain?
- Saya malah lebih mendukung gerakan kedua yang dilakukan di video tersebut, yaitu gerakan Yoga yang benar yang bernama Handstand.
- Walaupun publik berpendapat bahwa video tersebut adalah video terkeren, tetapi saya berpendapat bahwa, dari segi kesehatan, ada gerakan yang berbahaya yang dapat mengganggu, merusak, melukai, dan mematahkan lutut. Hal ini tentunya mengurangi nilai kekerenan dari video tersebut :-)
- Saran terbaik dari saya: Berlatih Yogalah dulu sebelum membuat dan mengunggah video tentang Yoga, dan berilah informasi kepada para penontonnya bahwa gerakan yang dilakukan di video adalah gerakan yang beresiko tinggi dan memerlukan latihan yang rutin. Mari memikirkan akibatnya bila para penonton video mencoba untuk melakukan gerakannya. Kalau mereka tidak mahir untuk melakukannya, mereka bisa terkena cedera. Maukah pembuat videonya bertanggung jawab?
- Untuk posisi Handstand, saya sangat mendukungnya karena posisi ini memberikan manfaat yang banyak.
- Pada posisi Handstand, ketika kedua tangan menopang tubuh, beban pada kaki akan berkurang.
- Posisi Handstand juga bisa memperlancar peredaran darah dan memberi efek yang baik dan sehat kepada kepala, leher dan pikiran.
- Posisi Handstand mendidik kita untuk melatih tangan kita dan menguatkan tangan kita.
- Posisi Handstand mendidik kita untuk tidak selalu tergantung pada kaki yang bekerja seumur hidup untuk berdiri, duduk, bergerak dan lainnya. Sekali-sekali, pergunakanlah tangan untuk menopang tubuh kita :-)
- Posisi Handstand juga akan memperlandar peredaran darah di kepala dan otak. Jadi, posisi ini sangat bagus untuk memberikan kesehatan kepada leher, kepala, dan pikiran.

Semoga semua informasi yang saya berikan dapat berguna bagi kesehatan kita semuanya.

Saya mengucapkan terima kasih kepada Detik.com dan Vidya Pinandhita. Terima kasih untuk kepercayaan dan apresiasi yang diberikan kepada saya dan Ilmu Yoga yang saya miliki. Tetap sehat dan bahagia. 

Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Tuhanku Yesus Kristus. Terima kasih, Tuhanku Yesus Kristus, untuk semua berkat, bimbingan, dan perlindungan yang Engkau berikan kepadaku. Dalam Nama Yesus.

#yoga #knee #lutut #handstand #pose #kepala #head #otak #brain #media #digital #detik #detikhealth #tiktok #tangan #hand #feet #kaki #video