Showing posts with label Food and Beverages. Show all posts
Showing posts with label Food and Beverages. Show all posts

08 July 2022

Eating Coffee Beans And Tea Leaves




I currently have a new habit that I consider healthy: eating Coffee Beans and eating Tea Leaves. I started to get used to eating Coffee Beans and Tea Leaves a year ago. In my opinion, this habit is very easy and healthy.

I really like drinking Coffee and drinking Tea. Drinking Coffee and drinking Tea is important because Coffee and Tea can refresh and energize my body, eyes, and mind. Drinking Coffee is “Good Morning” for my mind, and drinking Tea is “Good Afternoon To Evening” for my body :-)

In the past, after drinking Coffee and drinking Tea, I usually threw away the Coffee Beans and Tea Leaves. But a year ago, there was a strong call in my mind to eat Coffee Beans and Tea Leaves. I also think that:
- Coffee Beans and Tea Leaves don't need to be thrown away
- Coffee Beans and Tea Leaves should not be thrown away
- Coffee Beans and Tea Leaves are eatable 

After doing some research by searching for some information about Coffee Beans and Tea Leaves on Google, I got good information and good news that Coffee Beans and Tea Leaves are eatable. Hooray!

Facts that Coffee Beans and Tea Leaves are eatable:
- There is a Snack made from Coffee Beans wrapped with Caramel
- There is Matcha which is often consumed by its fans and the Matcha itself is the Tea Leaf

Coffee Beans and Tea Leaves are also considered a source of maximum health because:
- The content of Caffeine in Coffee Beans and Tea Leaves can refresh our bodies, wake our eyes and activate activities in our brains.
- The amount of Caffeine in Coffee and Tea is different. The amount of Caffeine we get from the Coffee we drink is greater than the amount of Caffeine in the Tea we drink.
- The bigger amount of Caffeine in Tea is actually found in the Tea Leaves when the Tea Leaves are also consumed.
- Coffee Beans and Tea Leaves also contain high Fiber, and our bodies really need Fiber which is also found in Coffee Beans and Tea Leaves.
- Coffee Beans and Tea Leaves are eatable with the logic that: If we can drink Coffee and Tea, of course, we can consume Beans and Leaves too.

My mind tells me that I should treat Coffee Beans and Tea Leaves like I would treat leaves, vegetables, and other natural ingredients. The leaves and vegetables are the main sources that I have to consume so that all food residue and waste in my body can be cleaned and removed from my body. The mindset of Fiber has also been owned by the followers of Vegans and Vegetarians who specialize in consuming only Vegetables, Fruits, and other natural food ingredients that are not meat.

* Note 1: Some people I know who have difficulty defecating have severe problems with their bodies (kidneys, stomach, heart, and others). We really have to avoid the difficulty of defecating by prioritizing and consuming more Fiber so that the circulation in our body can run normally and we can always stay healthy at all times.

*Note 2: I'm not 100% Vegan and Vegetarian. I just hope that my daily activities can be useful suggestions for Vegan and Vegetarian that the Vegan and Vegetarian Diet can also be done easily and simply by consuming a variety of natural food ingredients that are around us every day and even obtained from various materials that are once considered trash but in fact have the Fiber we need.

We can eat Coffee Beans and Tea Leaves by consuming them directly when we drink Coffee and drink Tea. Coffee Beans and Tea Leaves can also be consumed the way I do every day. The method is also very simple and easy: mixing the Coffee Beans and Tea Leaves with Rice, then cooking the Rice that has been mixed with the Coffee Beans and Tea Leaves. I can really taste the Rice, Coffee Beans, and Tea Leaves :-)

So, here's my easy and simple way to eat Coffee Beans and Tea Leaves:
- Boil water
- Put 1 to 2 tablespoons of Coffee Beans or Tea Leaves in the Mug
- Pour boiling water into a Mug that already contains Coffee Beans or Tea Leaves
- Close the Mug that already contains Coffee Beans or Tea Leaves and hot water for 10 minutes
- After 10 minutes, open the lid of the Mug and stir the Coffee or Tea
- Drink the Coffee or drink the Tea until finish
- The remaining Coffee Beans and/or Tea Leaves are placed into Rice to be cooked
- After finishing cooking the Rice, the Rice that has been mixed with Coffee Beans and/or Tea Leaves is eaten like normal Rice

* Note 1: To make a Mug of Coffee or Tea, I use boiling water so that the fungus that might be in the Coffee Beans and Tea Leaves can be turned off so that the Coffee and Tea are drinkable.

* Note 2: Some Tea products include stems with Tea Leaves in the package. Please separate the stems and throw them away, because only the Fiber in the Tea Leaves is useful and can be consumed and needed by our bodies. The stems usually float on top of the tea, so they can be directly separated and thrown away.

I believe that the Coffee Beans and Tea Leaves that I eat are very useful for my body. Coffee Beans and Tea Leaves are proven to contain the best Fiber which can help to cleanse my body. I drink Coffee and Tea to refresh my body, and I eat Coffee Beans and Tea Leaves to cleanse my body.

Hopefully, this article can inspire Healthy Life seekers and those who conduct Vegan and Vegetarian Diets. Besides making Coffee and Tea to drink, I also hope they use Coffee Beans and Tea Leaves as food and health supplements for the body.

Stay healthy and happy.



#kopi #coffee #teh #tea #snack #eat #food #drink #minuman #breakfast #ngopi #ngeteh #serat #fiber #sehat #health #healthy #kesehatan #makan #makanan #daun #leaf #bean #vegan #vegetarian #vegetables #mata #eyes #otak #brain #inspirasi #inspiration #bahagia #happy #diet 

26 June 2022

Makan Daun Teh

Selain memakan Biji Kopi, aku pun memakan Daun Teh. Kebiasaan memakan Daun Teh baru aku mulai setahun yang lalu, dan ternyata sangat mudah dan sehat.




Tulisanku tentang Makan Biji Kopi dapat dibaca di:

Selain Ngopi, aku memang suka Ngeteh juga. Belakangan ini, Ngeteh juga menjadi suatu kebutuhan karena Teh dapat menyegarkan dan menyemangati tubuhku. Bila Ngopi adalah “Selamat Pagi” bagi pikiranku, maka Ngeteh adalah “Selamat Sore Menjelang Malam” bagi tubuhku :-)

Lalu ada apa dengan Daun Teh? Dulu, setelah selesai Ngeteh, biasanya aku membuang Daun Teh yang tersisa. Namun setahun yang lalu, ada panggilan yang kuat dipikiranku untuk memakan Daun Teh. Aku sempat berpikir: Mengapa Daun Teh harus dibuang? Apakah Daun Teh dapat dimakan? Setelah melakukan penelitian di Google, aku pun mendapatkan kepastian bahwa Daun Teh dapat dimakan. Hore!

Daun Teh juga dianggap sebagai sumber kesehatan yang maksimal karena:
- Kandungan Kafein pada Daun Teh dapat menyegarkan tubuh kita, membangunkan mata kita dan mengaktifkan kegiatan di otak kita. Jumlah Kafein yang kita dapatkan dari Teh yang kita minum lebih kecil dibandingkan dengan jumlah Kafein yang ada di dalam Kopi yang kita minum. Jumlah Kafein pada Teh yang lebih banyak justru terdapat di Daun Tehnya sendiri bila Daun Tehnya dikonsumsi juga.
- Daun Teh juga mengandung Serat yang tinggi. Daun Teh dapat dimakan dengan logika bahwa: Kalau kita dapat meminum Teh, tentunya daunnya dapat kita konsumsi juga, dan tubuh kita sangat memerlukan Serat yang juga terdapat di Daun Teh.

Pikiranku berkata bahwa aku harus memperlakukan Daun Teh seperti aku memperlakukan daun dan sayuran lainnya. Daun dan sayuran adalah sumber utama yang harus aku konsumsi, agar semua sisa makanan dan sampah yang berada di tubuhku dapat dibersihkan dan dibuang dari tubuhku. Pola pikir tentang Serat juga telah dimiliki para pengikut ajaran Vegan dan Vegetarian yang mengkhususkan diri mereka untuk hanya mengkonsumsi Sayuran, Buah-buahan dan bahan makanan alami lainnya yang bukan berasal dari daging.

Catatan 1: Beberapa orang yang aku kenal yang mengalami kesulitan untuk melakukan Buang Air Besar mengalami gangguan yang parah pada tubuh mereka (ginjal, lambung, jantung dan lainnya). Kita memang harus menghindari terjadinya kesulitan untuk melakukan Buang Air Besar dengan lebih mengutamakan dan lebih banyak mengkonsumsi Serat agar sirkulasi di tubuh kita dapat berjalan dengan normal dan kita selalu dapat sehat setiap saat.

Catatan 2: Aku bukan 100% penganut kepercayaan Vegan dan Vegetarian. Aku hanya berharap bahwa kegiatan sehari-hariku ini dapat menjadi saran yang berguna bagi para penganut kepercayaan Vegan dan Vegetarian bahwa Pola Diet Vegan dan Vegertarian dapat juga dilakukan dengan mudah dan sederhana, yaitu dengan mengkonsumi berbagai bahan makanan alami yang ada setiap hari di sekeliling kita dan bahkan didapatkan dari berbagai bahan yang dulunya dianggap sampah dan dibuang namun ternyata memiliki Serat yang kita butuhkan.

Daun Teh dapat kita makan dengan mengkonsumsinya langsung ketika kita Ngeteh. Daun Teh juga dapat dikonsumsi dengan cara yang aku lakukan setiap hari. Caranya pun sangat sederhana dan mudah, yaitu mencampur Daun Teh yang tersisa dengan Beras, kemudian memasak Beras yang sudah dicampur dengan Daun Teh untuk menjadi Nasi. Aku dapat merasakan Nasinya dan Daun Tehnya :-)

Jadi, inilah caraku yang mudah dan sederhana untuk memakan Daun Teh:
- Merebus air
- Meletakkan 1 sampai 2 sendok makan Daun Teh ke Mug
- Menuangkan air mendidih ke Mug yang sudah berisi Daun Teh
- Menutup Mug yang telah berisi Daun Teh dan air panas selama 10 menit
- Setelah 10 menit, tutup Mugnya dibuka dan minuman Tehnya diaduk
- Ngeteh sampai habis
- Daun Teh yang tersisa dimasukkan ke Beras untuk dimasak menjadi Nasi
- Setelah selesai memasak Beras menjadi Nasi, Nasi yang sudah dicampur dengan Daun Teh dimakan seperti Nasi pada umumnya

Catatan 1: Untuk membuat segelas Teh, aku menggunakan air mendidih agar jamur yang mungkin ada di dalam Daun Teh dapat dimatikan sehingga Tehnya dapat diminum.

Catatan 2: Beberapa produk Teh mengikutsertakan batang bersama Daun Teh di dalam paketnya. Mohon batangnya dipisah dan dibuang saja, karena hanya Serat pada Daun Teh yang berguna dan dapat dikonsumsi dan dibutuhkan oleh tubuh kita. Batangnya biasanya mengambang diatas Tehnya, sehingga bisa langsung dipisah dan dibuang.

Aku percaya bahwa Daun Teh yang aku makan sangat berguna bagi tubuhku. Daun Teh terbukti mengandung serat terbaik yang dapat membantu untuk membersihkan tubuhku. Aku meminum Teh untuk menyegarkan tubuhku, dan aku memakan Daun Teh untuk membersihkan tubuhku.

Semoga tulisan ini dapat memberikan inspirasi bagi para pencari hidup sehat dan para penganut ajaran Vegan dan Vegetarian untuk tidak hanya membuat Teh untuk diminum, namun juga dapat menggunakan Daun Teh sebagai makanan dan pelengkap yang sehat untuk tubuh.

Salam sehat dan bahagia.



#teh #tea #snack #eat #food #drink #minuman #breakfast #ngeteh #serat #fiber #sehat #health #healthy #kesehatan #makan #makanan #daun #leaf #vegan #vegetarian #vegetable #mata #eyes #otak #brain #inspirasi #inspiration #bahagia #happy 

29 May 2022

Makan Biji Kopi

Beberapa tahun yang lalu, waktu aku mulai senang minum Kopi, aku sempat mencicipi Snack Kopi yang terbuat dari Biji Kopi yang dibalut dengan Karamel dan Vanila. Snack ini adalah oleh-oleh yang dibeli oleh sahabatku yang baru selesai melaksanakan liburannya di Inggris. Hal ini menunjukkan fakta bahwa Biji Kopi dapat dan boleh dimakan.


Belakangan ini, ketika aku mulai berkonsentrasi untuk meminum segelas Kopi Tubruk Hitam tanpa campuran apa pun (baik gula, krimer dan perasa lain) sebagai minuman “Selamat Pagi”, aku juga mulai berpikir tentang Biji Kopinya. Dulu, setelah selesai Ngopi, biasanya aku membuang Biji Kopi yang tersisa. Namun setahun yang lalu, ada panggilan yang kuat dipikiranku untuk memakan Biji Kopi. Kok Biji Kopi dibuang? Padahal Biji Kopi bisa dimakan dan termasuk kategori serat yang baik bagi tubuh.

Setelah mencari cara untuk memakan Biji Kopi, akhirnya aku menemukan cara yang sederhana dan mudah, yaitu mencampur Biji Kopi yang tersisa dengan Beras, kemudian memasak Beras yang sudah dicampur dengan Biji Kopi untuk menjadi Nasi. Ternyata rasa yang terasa adalah rasa Nasi :-)

Jadi, inilah kegiatanku setiap pagi:
- Merebus air
- Meletakkan 1 sendok makan Biji Kopi yang sudah digiling ke Mug
- Menuangkan air mendidih ke Mug yang sudah berisi Biji Kopi
- Menutup Mug yang telah berisi Biji Kopi dan air panas selama 10 menit
- Setelah 10 menit, tutup Mugnya dibuka dan minuman Kopinya diaduk
- Ngopi sampai habis
- Biji Kopi yang tersisa dimasukkan ke Beras untuk dimasak menjadi Nasi
- Setelah selesai memasak Beras menjadi Nasi, Nasi yang sudah dicampur dengan Biji Kopi dimakan seperti Nasi pada umumnya

Catatan 1: Untuk membuat segelas Kopi, aku menggunakan air mendidih karena aku membeli satu paket Biji Kopi yang sudah digiling dan menjadi bubuk. Menurut penelitian terbaru, Biji Kopi yang sudah digiling dan dimasukkan ke dalam 1 paket bisa saja mengandung jamur karena sudah digiling beberapa waktu yang lalu. Agar Biji Kopi tersebut tetap dapat diminum, maka membuat Kopinya harus menggunakan air mendidih yang dapat mengalahkan jamur dan teman-temannya.

Catatan 2: Aku mendapatkan “Tips 10 Menit” ketika aku menyimak Tweet yang dilakukan oleh Dokter Tirta dan Angga.

Aku percaya bahwa Biji Kopi yang aku makan dapat berguna bagi kesehatan pada tubuhku. Aku menganggap Biji Kopi sebagai serat terbaik yang juga dapat membantu untuk membersihkan tubuhku.

Aku meminum Kopi untuk membuka mata dan mengaktifkan otakku, aku memakan Biji Kopi untuk membersihkan tubuhku.

Semoga tulisan ini dapat memberi inspirasi bagi para pebisnis Kopi untuk tidak hanya membuat Kopi untuk diminum, namun juga dapat menggunakan Biji Kopi sebagai makanan dan pelengkap yang sehat pada makanan lain.

Salam sehat dan bahagia.



#Kopi #coffee #Snack #eat #food #drink #minuman #breakfast #Ngopi #serat #fiber #sehat #health #healthy #kesehatan #makan #makanan #bean #biji #vegan #vegetarian #vegetable #mata #eyes #otak #brain #inspirasi #inspiration #bahagia #happy 

12 January 2021

Waktuku di Best Western Senayan



Aku ingin membagi pengalamanku di Hotel Best Western Senayan pada tahun 2018. Pada waktu itu, aku berencana untuk menuliskannya pada waktu yang sama, tetapi kecelakaan yang aku alami di tahun yang sama membuat aku tidak bisa melakukan apa pun. Anda dapat membaca tentang kecelakaan yang menimpa aku di sini: https://astridamalia.blogspot.com/2019/04/ketika-tuhan-yesus-kristus-membuat-saya.html 


Karena agak terlambat untuk menulis blog ini, maka informasi yang aku tulis disini mungkin merupakan informasi lama. Jadi, silahkan menghubungi Best Western Senayan jika Anda menginginkan informasi terbaru tentang mereka. Temukan alamat dan situs webnya di akhir blog ini.


Best Western Senayan menempati salah satu lokasi paling bergengsi di Jakarta karena menawarkan akses yang nyaman dan mudah. Hotel yang memiliki ruang pertemuan yang dapat dipakai untuk melakukan seminar dan konferensi bisnis ini berlokasi di dekat Sudirman, Thamrin dan Gatot Subroto. Para pebisnis dan wisatawan liburan dapat menginap di hotel yang berlokasi dekat dengan Kompleks Olahraga Gelora Bung Karno dan beberapa pusat perbelanjaan kelas atas (Senayan City, Plaza Senayan dan Pacific Place).


Dari 137 kamar yang dimiliki oleh Best Western Senayan, aku dapat menginap di salah satu kamarnya. Senang :-)


Ini adalah beberapa foto yang aku ambil di Best Western Senayan.



Lobi


Di lobi ini, selain bisa mengurus proses penginapan, aku juga bisa membuka emailku karena ada komputer yang dapat dipakai oleh para tamu. Mantap sekali. 







Kamar yang Nyaman


Masih bisa ngopi dan ngeteh di kamar ini. Bahagia yang mudah dan sederhana.   








Makanan yang Enak

Ada Roti, Sosis. Telur Dadar, Nasi Goreng dan Mi Goreng. Kenyang dan bahagia :-)  







Restoran 





Terima kasih banyak, Best Western Senayan, untuk pelayanannya yang bagus. Sampai jumpa lagi ya. 




Best Western Senayan

STC Senayan, Jl. Asia Afrika

Jakarta 10270, Indonesia

Tel. : +62 21 2903 7345

Fax. : +62 21 2903 7400

Website: https://www.bwsenayan.com/ 

Email : reservation@bwsenayan.com



11 January 2021

My Holiday at Bali National Golf Club and Resort



I want to share my holiday experience at Bali National Golf Club and Resort in 2018. I planned to share this experience at the same year, but the accident that I got at same year stopped me from doing anything. You can read about the accident that happened to me here: https://astridamalia.blogspot.com/2019/04/when-lord-jesus-christ-makes-me-live.html.


As it is a bit too late to write this blog, then the information that I write here might be an old information. So, please contact Bali National Golf Club and Resort if you want the latest information about them. Find its address and website at the end of this blog.


This holiday was given to me by my best friend who had to go back to his country. Because of the change in his life, he could not use the gifts that he won at a business event  in Jakarta. So, he gave me the gifts – free flight ticket to Bali and free voucher to stay at Bali National Golf Club and Resort. Thank you very much, Richard. I hope to meet you again someday.


Here’s the story about it.


To reach Bali, I needed to take a 2 hours flight from Jakarta. And to reach Bali National Golf Club and Resort, I needed to ride car or taxi for 20 to 45 minutes from Ngurah Rai International Airport in Bali.


Bali National Golf Club and Resort is located in The Maj, Nusa Dua Tourism Complex. Nusa Dua Tourism Complex itself is known as a home for many hotels, big mall and international conferences and summits. Just like its name, Bali National Golf Club and Resorts is the heaven and home for all golfers. People can stay at the villas and / or play at the golf course that is located inside the resort. Too bad that I am not a golfer.


When I arrived at the National Bali Golf Club and Resort area, I was amazed by the size of it. Very huge place! I did not see just hotel room, because it is a complex of many villas and a big golf course.




When I checked in to the resort, Cicilia, the very friendly female staff from the National Bali Golf Club and Resort greeted me warmly and took me to the restaurant in the resort called Golfer’s Lounge & Terrace for a morning coffee break while waiting for the villa to be ready.





Cicilia also showed me the other areas in the club, such as Gym, Shop, Meeting Room, parking area and many more.





  






I and Cicilia also met the friendly foreign golfers. I was not sure, but maybe they came from Japan, China or Korea.  




After the morning coffee break was over, another staff  at the National Bali Golf Club and Resort drove me to the villa with a Buggy Car. Yes, they use Buggy Car because the resort area is huge. Well, I could always walk in the resort, but not when I had the suitcases with me.



When the Buggy Car stopped at one villa, I was amazed by its size. It was one big luxurious villa. The villa is big enough for 6 to 8 people living there. This was the situation of the villa that I stayed. The first floor is occupied with living room, dining area, 2 kitchens, swimming pool, front yard and back yard, and 1 small bedroom for the Personal Butler. The second floor is occupied with 1 master bed room with balcony, shower and bath tub, 1 guest bed room with balcony, shower room, and 1 library or theater room. I also got my own Exclusive Personal Butler who was appointed to take care of all my requests and inquiries during my stay. Thank you very much.




My villa was located next to the golf course where I could see the 17th and 18th holes of the golf course. It was very beautiful. So yes, I could see the people who played golf. As the golf course is located near the backyard and the swimming pool, I could also find golf balls inside the swimming pool. It was enough to make me smile.




The number of the luxurious villa in Bali National Golf Club and Resort is seven. The 18-hole-course golf course in the resort has won many awards. The golf course has Locker Rooms, a Pro Shop, VIP Meeting Room and The VIP Lounge facilities.


Here’s some of the other pictures that I took at the Bali National Golf Club.


IN THE VILLA






THE FOOD 





The breakfast is in a la carte. I can order a set of American Breakfast or Indonesian Breakfast, with fruits and coffee or tea. Yummy!


THE SWIMMING POOL











I would like to thank the Bali National Golf Club and Resort and all of its staffs, especially Cicilia. Thank you very much for the service and kindness. I hope to meet you again soon.

Dear Cicilia, thank you very much for being friendly and nice. Your service was amazing. You are the best staff in the Bali National Golf Club and Resort. See you again very soon.




BALI NATIONAL GOLF CLUB

The MAJ Nusa Dua, 

Kawasan Wisata Lot S-5,

Nusa Dua,

Bali

Web: https://balinational.com/