25 August 2026

Perjuanganku Untuk Melawan Kanker Tiroid

Perjuanganku Untuk Melawan Kanker Tiroid




Ini adalah cerita tentang perjuanganku untuk menangani dan melawan Kanker Tiroid di tenggorokanku.

- 26 Mei 2026: Tiba-tiba muncul benjolan di leherku setelah aku bersin dan mengalami pilek.

- 29 Mei 2026: Aku pergi ke Dokter Umum di klinik terdekat untuk memeriksakan benjolan di leherku. Walaupun Dokter sudah meminta aku untuk memeriksa kesehatanku ke rumah sakit, aku tetap meminta kepada Dokter memberikan obat flu kepadaku dengan harapan benjolannya terjadi karena flu.

- 4 Juni 2026: Karena benjolannya belum sembuh, maka aku kembali ke klinik terdekat dan meminta surat rujukan untuk memeriksakan kesehatanku di rumah sakit. Setelah aku mendapat surat rujukan, maka aku segera pergi ke rumah sakit terdekat untuk memeriksakan benjolannya ke Dokter THT. Karena benjolannya menempel di Tiroidku, Dokter THT sempat bertanya apakah aku sering merasa risau, gelisah dan kuatir. Dokter THT mengatakan bahwa rasa risau, gelisah dan kuatir berhubungan erat dengan Tiroidku. Kemudian Dokter THT meminta tenggorokanku diperiksa melalui USG.

Ketika pemeriksaan melalui USG dilakukan, Dokter yang mengoperasikan USG menemukan beberapa Kista dan Nodul di Tiroidku. Prediksi dari USG menyatakan bahwa kelasnya benjolanku adalah 4B alias ganas. Dokter yang mengoperasikan USG mengatakan bahwa aku tidak boleh kuatir karena penyakitnya sudah ada di dalam tubuhku. Ia menyatakan bahwa yang aku harus lakukan adalah mencari solusi untuk menangani penyakit ini. Terima kasih.

- 11 Juni 2026: Dokter THT memutuskan adanya pemeriksaan lebih lanjut oleh Dokter Onkologi.

- 13 Juni 2026: Pada saat bertemu dengan Dokter Onkologi, Dokter Onkologi mengatakan bahwa dia akan melakukan operasi pada tenggorokanku dan mengambil Tiroid kiriku dan benjolannya. Namun aku meminta Dokter Onkologi untuk hanya mengambil benjolannya saja dulu. Dokter Onkologi setuju, namun dia mengatakan bahwa aku harus mau menerima operasi kedua bila laboratorium menyatakan bahwa benjolannya ganas. Aku setuju dan menerimanya.

- 15 Juni 2026: Rumah sakit memutuskan bahwa proses operasi untuk mengambil benjolanku dilakukan pada 20 Juni 2026. Aku harus bertemu Dokter Jantung dan Dokter Penyakit Dalam dulu sebelum dioperasi.

Catatan: Menurut keluargaku, benjolan yang terjadi di tenggorokanku itu adalah penyakit keluarga / genetik. Semua keluargaku punya benjolan dan ada 1 yang punya kanker.
Aku bersyukur belum menikah dan tidak akan punya anak karena sudah menopause. Kalau aku punya anak, maka aku memproduksi anak yang sakit.

Tumor di payudara yang dulu terjadi padaku pada tahun 2000 ternyata adalah penyakit keluarga.

- 17 Juni 2026: Dokter Penyakit Dalam mengatakan bahwa seluruh tubuhku, termasuk ginjal dan hormon tiroid, dalam keadaan sehat. Dokter Jantung juga mengatakan bahwa jantungku sehat. Maka operasi pada Tiroid di tenggorokanku dapat dilakukan.

- 18 Juni 2026: Dokter Anestesi mengatakan bahwa dia akan memberikan bius total sebelum aku dioperasi. Karena aku pernah dioperasi beberapa kali, maka dia berharap obat biusnya dapat bekerja dengan baik dan proses operasiku dapat dilakukan dengan baik. Terima kasih.

- 20 Juni 2026: Proses operasi pada benjolan di tenggorokanku dilakukan pada sore hari. Sebelum dioperasi, aku sempat bercanda dengan Dokter Anestesi. Ketika obat biusnya naik dari pergelangan tangan ke tengah lengan, aku langsung melayang ke langit. 😆

Catatan: Aku bangun dari tidurku di langit kira-kira 3 atau 4 jam setelah operasi selesai dilakukan. Pada saat aku sudah bangun, aku langsung lari ke kamar mandi untuk pipis, padahal keluargaku bilang bahwa aku tidak boleh berjalan dulu setelah operasi karena mungkin aku akan melayang dan jatuh. Ternyata tidak! Aku tetap bisa berjalan normal ke kamar mandi sambil membawa tiang infusku. 💪

Sebelum dioperasi, aku sempat merasa benjolanku mengecil, tapi ternyata benjolannya tenggelam ke dalam tenggorokanku. 😭
Aku tetap bersyukur. Proses operasinya berjalan dengan cepat dan lancar.

- 22 Juni 2026: Dokter Onkologi yang memeriksa aku bilang kalau aku boleh pulang pada hari ini. 👍
Aku kemudian bisa pulang ke rumahku setelah perban di leherku diganti, mengambil obat dan mengurus surat-surat.

- 7 Juli 2026: Dokter Onkologi mengatakan hasil penelitian di laboratorium menyatakan bahwa benjolan di Tiroidku adalah Karsinoma Papiler Tiroid atau nama lainnya adalah Kanker Tiroid Stadium 2.

- 14 Juli 2026: Dokter Onkologi mengatakan bahwa karena aku menderita Kanker Tiroid Stadium 2, maka semua tiroidku akan diambil dari tenggorokanku melalui operasi kedua. Seluruh proses operasinya dilakukan pada bulan Agustus. Dokter Onkologi juga mengatakan bahwa setelah operasi kedua dilakukan dan setelah Tiroidku diambil, maka aku akan tergantung dengan obat dengan nama Levothyroxine. Dokter Onkologi juga mengatakan bahwa setelah operasi kedua dilakukan, akan ada perubahan emosi padaku. Aku dapat tiba-tiba cepat marah atau sedih.

- 1 Agustus 2026: Dokter Onkologi mengatakan bahwa ia akan melakukan Operasi Tiroid Total. Berarti semua Tiroidku diambil. 😭

- 3 Agustus 2026: Petugas Operasi membuat jadwal bagiku untuk test darah, pemeriksaan jantung dan bertemu dengan Dokter Jantung, Penyakit Dalam dan Anestesi. Jadwal operasinya pun sudah ditentukan. 

Catatan: Aku merasa sedih karena Tiroidku akan diambil dari tubuhku. Bentuknya Tiroid kecil, tapi si kecil inilah yang mengatur hormon, jantung, lambung, dll. Tugasnya Tiroid ini sangat penting, sehingga aku akan tergantung pada Levothyroxine bila Tiroidku sudah diambil.

- 4 Agustus 2026: Dokter Penyakit Dalam agak kuatir dengan kondisi yang ia temukan di darahku. Ia pun meminta aku untuk melakukan tes darah untuk yang kedua kali. Namun untungnya, semuanya baik-baik saja dan ia mengijinkan aku untuk dioperasi. Dokter Jantung yang hobi menyanyi mengatakan bahwa kondisi jantungku baik-baik saja. Maka aku boleh dioperasi.

- 7 Agustus 2026: Dokter Anestesi yang aku jumpai hari ini banyak memberikan informasi yang menenangkan diriku dan aku tahu dia berusaha menenangkan diriku dengan gaya ngobrolnya yang bersahabat. Terima kasih.

- 8 Agustus 2026: Operasi untuk mengambil Tiroid dari tenggorokanku telah dilakukan. Proses untuk pembiusan dan pembedahan yang berlangsung selama 7 jam dapat dilakukan dengan lancar dan aman.

Catatan: Ukuran dari Tiroid yang diambil dari tenggorokanku adalah sebesar telapak tanganku. Besar sekali!
Kata Dokter Onkologi, karena yang terjadi padaku adalah kanker, maka semua Tiroidku, termasuk area di sekitarnya, diambil dari tenggorokanku.




Keluargaku memberitahu aku bahwa ketika aku sudah mulai sadar dari tidur panjangku setelah dibius, aku langsung bangun dan duduk. Kemudian susternya marah-marah karena aku memang belum boleh langsung bangun setelah operasi telah selesai dilakukan dan dia takut aku jatuh.
Inilah humor terbaik dariku setelah dioperasi. Ternyata setelah terkena kanker, aku masih Supergirl! 😀

Perjalananku masih panjang. Aku tetap sabar dan penuh semangat untuk berjuang melawan Kanker Tiroid di tubuhku. Siapa lagi yang dapat dan harus berjuang untuk melawan Kanker Tiroid kalau bukan aku sendiri? 

Perjuanganku untuk melawan Kanker Tiroidku sepertinya terasa ringan dimata beberapa orang, tapi tidak ringan bagiku. Selain harus berjuang untuk melawan Kanker Tiroid, aku juga harus berjuang untuk menangani perasaanku, emosiku dan mentalku. Yang aku butuhkan adalah dukungan, bukan hanya sekedar komentar yang menyatakan bahwa Kanker Tiroid yang terjadi padaku adalah hal yang biasa dan ringan saja dan normal terjadi. Tolong pikirkan perasaanku, emosiku dan mentalku. Doakanlah aku, cintailah aku, sayangilah aku dan bantulah aku.

Selalu ada orang yang meminta aku  untuk tetap berpikir positif. Tentu saja aku selalu berusaha untuk berpikir positif dan melakukan hal-hal yang positif. Tapi kanker adalah kanker, sebuah penyakit yang parah. Biarkanlah aku memiliki rasa takutku, kuatirku, gusarku dan sedihku. Aku hanya manusia dan aku menderita penyakit parah yang mungkin akan menyebar dan tidak ada obatnya. Aku tidak memaksa Anda untuk mengerti, tapi aku hanya ingin Anda tahu. Bila Anda keberatan dengan ekspresiku dan emosiku, silahkan menjauh dariku. Terima kasih untuk pengertiannya.

Tuhanku Terkasih Yesus Kristus, aku berterima kasih kepada-Mu atas semua kelancaran pada proses operasi Kanker Tiroidku. Aku percaya kepada-Mu dan aku percaya bahwa Engkau selalu hadir di dalam hidupku. Tuhanku Yesus Kristus, Bunda Maria, Santo Yoseph, Para Roh Kudus, Santo Mikael, Santo Rafael dan Santo Gabriel, mohon sembuhkanlah aku, bebaskanlah aku dari yang jahat, dan lindungilah aku, tempat tinggalku dan pekerjaanku. Amin. 🙏




#Sehat #Tiroid #Kanker #Kista #Tumor 

No comments:

Post a Comment