08 July 2015

MixRadio - My New Music Application



One day, I see a music playlist at the personal computer of my yoga client that plays some collections of music. He says that the name of the playlist application is Spotify. As I try to register, the application says that it is not available in Indonesia due to some reasons. Dang!
After that, I have been looking for other alternatives for music playlist applications. I have installed some of them, but I do not really use it.
A few days ago, I receive an invitation to try a new music application called MixRadio. When I read the brief explanation about the application, I know that I have found what I have been looking for! Yeah!

MixRadio is a music application that can be personalized based on the color and the the taste of our music. It is good for music lovers like me who like to keep the favorite music in a list that can be played continuously. It also gives us a chance to discover the latest music charts everyday based on our favorite themes and genres. It is a very personal music service, personalized to our own taste. The best thing is that MixRadio is free for us to download.

Here is how to play with MixRadio:

You can download MixRadio from these links:







As you open MixRadio, the first page is about your mix, a collection of your favorite music.






You can also find the information about the artist you like.




You can always choose your music easily from the list MixRadio provides at the second page, by Themes and Genres. Pick a few of your favorite artists, then they will do the rest.






Quick Tips: If you see the numbers at the top right position at the Mixes page, it is a quick button to go back to the current music that you play.

For Indonesian music lovers, MixRadio has themes that are suited to the Indonesian tastes.




MixRadio also has Dangdut mixes, a popular genre of Indonesian folk and traditional popular music that is partly derived from Hindustani, Malay and Arabic music. Woho!




If you want to create your own mixes, you can create it by browsing the name of the artists at the third page.




At the fourth page, this is where you can download your mixes, so you can listen to them offline.




At the menu part, you can see "My Account" where you can register as a member, so you can save your mixes. There is an option of audio quality based on the type of your data, whether it is mobile data of WiFi. In my case, WiFi gives a higher quality music.
At the menu part, you can also give feedback, look for help, read about its info and sign out from MixRadio.






When I listen to some music, MixRadio learns about the music I like and will suggest another music, both old and new music, that have the same themes and genres. The more I listen, the more MixRadio knows what kind of music I want to listen next. Amazing! Is it a playlist or a fortune teller? LOL :-D
MixRadio is also good for saving my time. Instead of spending my time looking for the music I like, MixRadio will choose some tunes from its library for me by detecting the music I choose. Its library contains more than 35 millions tracks. Great!

With the high quality audio MixRadio has, I enjoy it like listening to my private CD.

With MixRadio, I take the control by having the ability to create my own mixes. Even if I do not know what kind of my favorite music are, I can always choose the mixes chosen by other industry experts and global music gurus from around the world.

To avoid the internet data costs, I can listen to the music offline by downloading my top mixes. I need to register and have an account to do this. If I get bored with my own mixes, I can just swap my offline mixes easily. This is something good that I do not have to bring another music device to listen to my favorite tunes. My phone device is also my music device. Cool!

Another thing that you should know is that MixRadio can only be opened and played at your mobile phone. I hope that someday MixRadio allows us to open it at our personal computer and laptop. I am crossing my fingers now :-)

What I can learn from MixRadio is that I always have options in my life. While Spotify can not be downloaded in Indonesia, I can always have MixRadio to accompany me.
Another lesson is that I can always take control of my life. With MixRadio, I can start learning to take control of my music first, and everything else will follow.

Just remember that you can always download MixRadio from the following links:





Enjoy your music, everybody!


Merayakan Hari Internasional Yoga yang Pertama - 21 Juni 2015



Seperti semua orang di seluruh dunia tahu bahwa tanggal 21 Juni dinyatakan sebagai Hari Internasional Yoga oleh Majelis Umum PBB. Saya juga merayakan acara tersebut dengan seluruh komunitas yoga di Jakarta, Indonesia pada hari Minggu 21 Juni 2015.

Saya menghadiri perayaan Hari Internasional Yoga di Jakarta dengan datang ke Gelora Bung Karno untuk melakukan latihan yoga di pagi hari dengan ratusan praktisi yoga lainnya. Acara ini diselenggarakan oleh Kedutaan Besar India di Jakarta.

Berikut ini adalah Yogasana (sejumlah postur yoga) yang kami lakukan:


  • Meditasi dalam Posisi Duduk untuk mengatur niat kita dan menenangkan diri sebelum memulai latihan yoga.
  • Praktek Melonggarkan (Memutar, Menekuk ke Samping, dan Postur Kursi) adalah posisi yang membantu untuk meningkatkan sirkulasi di dalam tubuh.
  • Tadasana (Postur Pohon Palem) yang mengajarkan seseorang untuk mencapai kestabilan dan ketegasan.
  • Vriksasana (Postur Pohon) yang membentuk otot-otot kaki dan meremajakan ligamen.
  • Pada-Hastana (Postur Tangan ke Kaki) yang melenturkan tulang belakang.
  • Adra Cakrasana (Postur Setengah Roda) yang memperkuat otot-otot leher, dan meningkatkan kapasitas pernapasan.
  • Trikonasana (Postur Segitiga) yang memperkuat otot betis, paha, dan pinggang.
  • Bhadrasana (Postur Melepaskan Angin) yang bekerja pada organ perut dan melepaskan ketegangan di perut.
  • Ardha Ustrasana (Postur Setengah Unta) yang meningkatkan sirkulasi darah ke kepala dan daerah jantung.
  • Sasankasana (Postur Kelinci) yang memperkuat organ reproduksi dan meningkatkan pencernaan.
  • Vakrasana (Postur Memutar Spinal) yang merangsang pankreas dan membantu mencegah diabetes.
  • Bhujangasana (Postur Kobra Postur) yang membantu menghilangkan sakit punggung dan masalah pernapasan.
  • Salabhasana (Postur Serangga) yang membantu menurunkan berat badan.
  • Setubandhasana (Postur Jembatan) yang mengurangi depresi dan kecemasan dan memperkuat otot-otot punggung bawah.
  • Pavanamuktasana (Postur Melepaskan Angin) yang memperkuat otot-otot punggung dan saraf tulang belakang.
  • Savasana (Postur Berbaring Rileks di Lantai) yang menenangkan sistem psiko-fisiologis secara keseluruhan.
  • Kapalabhati yang menyeimbangkan dan memperkuat sistem saraf dan memperkuat sistem pencernaan.
  • Pranayam yang memurnikan saluran utama atau membawa energi dan memelihara seluruh tubuh.
  • Dhyana yang meningkatkan konsentrasi, ingatan, kejernihan pikiran dan kemauan.


Komunitas yoga di seluruh seluruh dunia yang merayakan Hari Internasional Yoga ini pun melakukan postur yoga yang sama seperti yang saya sebutkan di atas.

Yang mengejutkan bagi saya adalah bahwa tidak ada Surya Namaskara (Penghormatan pada Matahari) yang dilakukan di acara tersebut. Saya rasa ini adalah karena orang-orang muslim sedang merayakan bulan puasa pada saat yang sama, sehingga bila Surya Namaskara ini dilakukan mungkin akan menyebabkan mereka merasa lelah dan lapar. Alasan lainnya saya pikir adalah bahwa ratusan praktisi yoga yang menghadiri acara ini datang dari semua tingkat kemampuan yoga, jadi saya mengerti jika penyelenggara acara ini ingin melakukan latihan yoga yang mudah yang dapat dilakukan oleh semua orang pada setiap tingkat kemampuan yoga.




Selama melaukan latihan yoga di acara tersebut, saya bisa merasakan bahwa semua postur yoganya mudah dan menyenangkan yang bisa melepaskan stres dan membuat kita bahagia. Ini benar-benar latihan yoga anti stres! Yah, kita tidak boleh lupa bahwa tujuan berlatih yoga adalah untuk memberi kita kebahagiaan dan pencerahan, bukan rasa sakit di tubuh kita dan kerutan di wajah kita :-D




Pada saat saya berlatih yoga di acara ini, saya menyadari bahwa posisi matras yoga saya berdekatan dengan sekelompok wanita senior. Salah satu wanita senior memberitahu saya bahwa mereka berlatih yoga di sebuah daerah di Pasar Baru, Jakarta Pusat dengan guru mereka dari India. Selama sesi yoga, para wanita senior ini terus bergerak mengikuti tingkat kemampuan yoga mereka sendiri. Bagi saya, ini adalah sesuatu hal yang baik sekali. Karena ada begitu banyak orang yang memaksa diri mereka sendiri diluar batas kemampuannya untuk melakukan postur yoga yang radikal, dan ini akan menyakiti tubuh mereka. Para wanita senior ini tahu apa yang harus mereka lakukan, dan saya kira ini adalah apa yang saya sebut sebagai latihan yoga yang benar, praktek yoga yang tidak membahayakan tubuh. Berlatih yoga dengan para wanita senior ini juga membuat saya percaya bahwa yoga adalah juga tentang membuat persahabatan baru dan menjalin hubungan satu sama lain. Selalu baik untuk berlatih yoga dengan beberapa orang yang memiliki keterampilan yoga yang berbeda dan berasal dari aliran yoga yang berbeda.

Pada sore harinya, saya juga merayakan Hari Internasional Yoga di salah satu studio yoga di Kemang, Jakarta Selatan yang bernama Gudang Gudang. Ini adalah kali pertama bagi saya untuk mengunjungi studio ini. Studio yoganya bagus sekali! Sebagian besar studio yoga di Jakarta berada di dalam gedung dan area perkantoran, dan Gudang Gudang terletak di taman yang indah di sebelah toko yang menjual barang-barang seni. Ketika saya berlatih yoga di sini, saya merasa seperti berlatih yoga di tengah-tengah alam. Keren!




Postur yoga yang kami lakukan di Gudang Gudang agak sedikit menantang dan dipimpin oleh dua guru yoga senior, Slamet dan Deera. Posturnya benar-benar tidak untuk semua orang, tapi apa yang saya bisa pelajari dari itu semua adalah bahwa kadang-kadang saya butuh tantangan dalam hidup saya untuk bernapas dan merasa hidup!

Kami mengakhiri perayaan Hari Internasional Yoga di Gudang Gudang dengan makan-makan untuk berbuka puasa. Nah, yoga juga adalah tentang memiliki otot yang bahagia dan perut yang bahagia juga ;-D

Beberapa hari setelah itu, kebahagiaan saya untuk merayakan Hari Internasional Yoga belum selesai. Saya diundang oleh penyelenggara Hari Internasional Yoga di India (www.idayofyoga.org) untuk melakukan Obrolan Twitter yang membahas tentang Yoga. Jadi saya melakukan Obrolan Twitter dengan akun Twitter resmi dari Hari Internasional Yoga (@idayofyoga), dan panelis lainnya: Esha Tewari - @eshatewari (Juara Dua Miss India 2013, aktris dan penyanyi), Ami Patel - @stylebyami ( penata gaya dari selebriti dan film, dan mantan direktur kreatif dari Harper's Bazaar di India) dan Reema - @scrollsnink (pelatih mitra Google dan blogger di India). Kami membahas tentang bagaimana kami mulai berlatih yoga, apa yang kami rasakan setelah berlatih yoga, apa yang kami rasakan tentang yoga yang menjadi event internasional, dll.
























Saya merasa tersanjung untuk diundang dalam Obrolan Twitter ini. Ini adalah kesempatan yang sangat indah bagi saya untuk membagikan yoga saya kepada semua orang di seluruh dunia. Ya, saya ingin seluruh dunia tahu bahwa pesan dari yoga itu jelas bahwa yoga adalah tentang perdamaian dan cinta!

Saya sangat senang memiliki banyak kesempatan untuk membagikan cinta saya di yoga kepada komunitas saya di Jakarta dan kepada seluruh dunia pada Hari Internasional Yoga yang pertama ini. Dengan membagikan cinta saya di yoga ini, saya berharap bahwa orang-orang melihat dan merasakan yoga dengan cara yang positif.

Hal yang saya pelajari dari acara ini adalah:


  • Yoga bukan hanya latihan fisik, tetapi juga cara hidup yang dapat membawa kedamaian, cinta dan kasih sayang kepada dunia.
  • Yoga adalah tentang berbagi sikap positif kita kepada masyarakat di sekitar kita, jadi mari kita saling berhubungan satu sama lain, berbagi dan berkolaborasi!
  • Yoga telah menyatukan semua orang melalui energi positifnya, jadi mari kita tetap positif sepanjang waktu.
  • Yoga mengajarkan kita untuk menjadi kuat untuk diri kita sendiri, karena tubuh yang kuat menciptakan pikiran dan jiwa yang kuat.
  • Yoga adalah tentang sukacita, kebahagiaan dan kedamaian. Semoga setiap makhluk hidup bahagia, dan semoga alam semesta bergabung dengan kebahagiaan kita.


Terima kasih, Tuhan, untuk pengalaman yang indah ini! Terima kasih, Yoga, untuk membuat semua hal itu terjadi!

Namaste.






The Celebration of the First International Day of Yoga - 21st of June 2015



As everybody around the world knows, 21 June is declared as the International Day of Yoga by the United Nations General Assembly. I also celebrate the event with the whole yoga community in Jakarta, Indonesia on Sunday, 21st of June 2015.

I attend the celebration of the International Day of Yoga in Jakarta by joining the Morning Yoga Event in Gelora Bung Karno with hundreds of yoga practitioners. This event is organized by the Embassy of India in Jakarta.

The following are the Yogasanas (Yoga Postures) that we practice:


  • Seated Meditation to set our intentions and calm ourselves before starting the yoga practice.
  • Loosening Practice (Twist, Side Bend, and Chair posture) in standing position that helps to increase microcirculation.
  • Tadasana (Palm Tree Posture) that teaches one to attain stability and firmness. 
  • Vriksasana (Tree Posture) that tones up the leg muscles and rejuvenates the ligaments. 
  • Pada-Hastana (Hands to Feet Posture) that makes the spine flexible.
  • Adra Cakrasana (Half Wheel Posture) that strengthens the neck muscles, and improves breathing capacity. 
  • Trikonasana (Triangle Posture) that strengthens calf, thigh, and waist muscles.
  • Bhadrasana (Wind Releasing Posture) that acts on the abdominal organs and releases any tension in the abdomen. 
  • Ardha Ustrasana (Half Camel Posture) that increases blood circulation to the head and cardiac region. 
  • Sasankasana (Hare Posture) that tones up reproductive organs and improves digestion.
  • Vakrasana (Spinal Twist Posture) that stimulates the pancreas and helps in the management of diabetes.
  • Bhujangasana (Cobra Posture) that helps to remove backache and bronchial problems.
  • Salabhasana (Locust Posture) that helps in weight management. 
  • Setubandhasana (Bridge Posture) that relieves depression and anxiety and strengthens lower back muscles.
  • Pavanamuktasana (Wind Releasing Posture) that tones up the back muscles and spinal nerves. 
  • Savasana (Dead Body Posture) that relaxes the whole psycho-physiological systems. 
  • Kapalabhati that balances and strengthens the nervous system and tones up the digestive system. 
  • Pranayam that purifies the principle channels or carrying energy and nourishes the whole body. 
  • Dhyana that increases concentration, memory, clarity of thought and willpower. 


The whole yoga community around the world who celebrate the International Day of Yoga practice the same postures as I mention above.

What surprises me is that there is no Surya Namaskara (Sun Salutation) performed in the event. I think this is because the Moslem people are celebrating the fasting month at the same time, so they might feel tired and hungry if they practice Surya Namaskara. Another reason I think is that hundreds of yoga practitioners who attend the event come from all level of yoga skills, so I understand if the organizers of the event want to perform the easy yoga practice that can be done by everybody at any level of yoga skills.




During the Morning Yoga Practice at the event, I can feel that all the yoga postures are easy and nice that release the stress and make us happy. It is totally a stress-free yoga practice! Well, we should not forget that the purpose of practicing yoga is to give us happiness and enlightenment, not pain in our body and the wrinkles at our face :-D




As I practice the morning yoga session in this event, I realize that the position of my yoga mat is near to a group of senior women. One of the senior ladies tells me that they practice yoga at an area in Pasar Baru, Central Jakarta with their teacher from India. During the yoga session, these senior ladies keep moving following their own level of yoga skills. For me, this is awesome! Because there are so many people who push their own limit to perform radical yoga postures, and this might hurt their bodies. These senior ladies know what they have to do, and I guess this is what I call a true yoga practice, the practice that does not harm the body. Practicing yoga with these senior ladies also makes me believe that yoga is also about making new friendships and connecting to one another. It is always good to practice yoga with some people who have different yoga skills and come from different yoga styles.

In the late afternoon, I also celebrate the International Day of Yoga at one yoga studio in Kemang, South Jakarta called Gudang Gudang. This is my first time to visit the studio. The yoga studio is beautiful. Most of the yoga studios in Jakarta are located inside buildings and offices, and Gudang Gudang is located in a beautiful garden next to an art store. When I practice yoga in here, I feel like practicing yoga in the middle of the Mother Nature. Cool!




The yoga postures that we practice in Gudang Gudang are a bit challenging and led by two senior yoga teachers, Slamet and Deera. The postures are totally not for everyone, but what I can learn from it is that sometimes I need some challenges in my life to breath and feel alive!

We end up the celebration of the International Day of Yoga in Gudang Gudang by having some meals to break the fasting. Well, yoga is also about having happy muscles and happy belly :-D

A few days after that, my happiness to celebrate the International Day of Yoga has not finished yet. I am invited by the organizer of International Day of Yoga in India (www.idayofyoga.org) to conduct a Twitter Chat discussing about Yoga. So I do the Twitter Chat with the official Twitter account of International Day of Yoga (@idayofyoga), and other panelists: Esha Tewari - @eshatewari (2nd Runner Up of Miss India 2013, actress and singer), Ami Patel - @stylebyami (celebrity and film stylist, and former creative director of Harper's Bazaar in India) and Reema - @scrollsnink (Google partner trainer and a blogger in India). We discuss about how we start practicing yoga, what we feel after practicing yoga, how we feel about yoga becoming the international event, etc.
























I feel honored to be invited in this Twitter Chat. This is a very beautiful opportunity for me to share my yoga with all the people around the world. Yes, I want the whole world know that the clear message of yoga is all about peace and love!  

I am so happy to have these many chances to share my love in yoga to my community in Jakarta and to the whole world at the first International Day of Yoga. By sharing my love in yoga, I hope that people see and feel yoga in positive ways.

Things I learn from this event are:


  • Yoga is not just a physical practice, but it is also a way of life that can bring peace, love and compassion to the world.
  • Yoga is about sharing our positiveness with the community around us, so let's connect, share and collaborate!
  • Yoga has united everybody through its positive energy, so let's stay positive all the time. 
  • Yoga teaches us to be strong for ourselves, because strong body creates strong mind and soul.
  • Yoga is about joy, happiness and peace. May every living beings happy, and may the Universe join us in our happiness.


Thank you, God, for this wonderful experience! Thank you, Yoga, for making it happen!

Namaste.






06 July 2015

Persiapan Sebelum Beryoga - Koran Kompas 26 Juni 2015

Saya merasa senang sekali bisa membagi ilmu yoga yang saya miliki di Koran Kompas yang hanya beredar di Jawa Timur dan Jawa Barat yang menjadikan saya sebagai narasumber untuk artikel yang membahas tentang Persiapan Sebelum Beryoga. Artikel ini ada pada Koran Kompas setempat yang terbit pada tanggal 26 Juni 2015.

Terima kasih untuk mbak Monica Yohari yang telah mewawancarai saya untuk artikel ini di sebuah kedai kopi di Jakarta.

Saya merasa senang sekali karena akhirnya kegiatan beryoga yang sehat ini juga diminati oleh masyarakat di luar kota Jakarta. Semoga latihan yoga ini dapat semakin merakyat di Indonesia, sehingga manusia-manusianya dapat lepas dari stres dan memiliki hidup yang bahagia dan berkualitas.

Karena artikelnya terbit dalam bentuk cetak, maka saya lampirkan foto dari bentuk cetaknya agar dapat dibaca oleh para pembaca di blog ini.

Selamat membaca! Semoga bermanfaat! Namaste.


Pengalamanku Menjadi Konsultan dan Narasumber di Beberapa Artikel di Majalah AyahBunda



Senang rasanya dipercaya oleh Majalah AyahBunda untuk menjadi konsultan dan narasumber di beberapa artikel di majalah ini, terutama ketika membahas tentang yoga dan latihan fisik. Bahagia sekali rasanya dapat membagikan ilmu yogaku kepada banyak orang melalui majalah ini.

Ini semua berkat rekomendasi dari mbak Tenik Hartono, mantan Editor Kepala di majalah ini yang sekarang pamornya semakin naik dengan menjadi Editor Kepala dari Majalah Grazia Indonesia. Terima kasih untuk mbak Tenik Hartono yang telah menambah daftar kemampuan dan kecakapanku di dalam karier yogaku. Aku percaya bahwa kebaikan yang dibagi ini tidak akan pernah putus di tengah jalan. Kebaikan ini akan terus berputar dan kembali lagi kepada yang memberinya. Semoga mbak Tenik semakin sukses ya. Amin!

Beberapa artikel di Majalah AyahBunda yang aku tangani ini bisa Anda baca di website mereka di Majalah AyahBunda Online yang tautannya aku cantumkan di bawah ini:

Yoga di Kantor - Petunjuk melakukan Yoga di sela-sela aktivitas ibu hamil: Yoga Kehamilan di Kantor
(Link ini berbentuk PDF yang dapat Anda unduh secara gratis).

Yoga di Kantor - Yoga sederhana ini akan membantu mengusir pegal, rasa lelah berlebih dan ketegangan selama ibu hamil bekerja di kantorYoga Sederhana di Kantor untuk Kehamilan

Yoga Berdua - Gerakan yang menyehatkan, mendekatkan dan janin pun merasa disayangYoga Berdua

Sekali lagi, terima kasih kepada Majalah AyahBunda yamg telah mempercayai aku untuk menjadi konsultan dari artikel-artikel di majalahnya. Hal ini membuat aku semakin terpacu untuk belajar lebih banyak lagi tentang yoga dan ilmu kesehatan lainnya agar dapat bermanfaat tidak hanya bagi diriku sendiri, namun juga bagi banyak orang lainnya. 
Berbagi ilmu itu memang indah, karena hali ini membuat kita semakin kaya akan pikiran, ide, dan wawasan. 

Selamat membaca! Semoga bermanfaat bagi kesehatan dan kehidupan Anda!

Namaste!