17 March 2004

GUDEG BU DJUM

Semalam saya di oleh-olehi se paket gudeg oleh teman yg baru mengunjungi Jogja.

Wah, paket nya oke lho. Paket ini datang dengan sebuah guci / kendi besar yg didalammya ada sayur gudeg, satu ekor ayam, 5 telor. Dan diatas kendi ini ada sebuah box yg berisi krecek dan kacang tolo plus cabe rawit. Di box tsb, tertulis trademark dari gudeg ini, yaitu 'Bu Djum'...kalo gak salah beralamatkan di Wijilan, Jogjakarta.

Kendi dan box ini dibungkus dengan kertas koran lalu di tempatkan di dalam tempat yg terbuat dari anyaman rotan / bambu. Wah....cantik dan spesial sekali ya.

Rasa dari gudeg ini benar-benar sudah rasa nasional, dalam arti rasa gudeg nya tidak terlalu manis banget. Tetapi bagi mulut teman saya yg berasal dari Sumatra, gudeg ini masih terlalu manis.

Overall, enak lho. Jadi kangen Jogja nih. Temen saya menambahkan bahwa dia memesan gudeg ini melalui petugas hotel tempat dia menginap di hotel Melia.

Salam,
Astrid


For any comment or question, please send email to: astrid-amalia@angelfire.com

16 March 2004

KAMPUNG INDONESIA DI KOTA WISATA

Weekend kemarin juga, saya menyempatkan diri pergi ke Kampung China di Kota Wisata, Cibubur. Maklumlah, deket rumah sih.

Ternyata, saya kagum berat dengan tata ruang dari kompleks Kota Wisata ini, sangat tertata apik dan asri. Kelihatan sekali bahwa perencanaan kompleks ini sangat terencana dan sangat artistik sekali. Kita bagaikan dibawa ke suasana yg berbeda dalam satu kali perjalanan. Mulai dari suasana eropa, amerika, asia, dll. Dan lingkungannya pun indah sekali, banyak tanaman, jalan di dalam kompleks yg begitu lebar, dan kelihatannya bahan bangunan yg dipakai di kompleks ini mutunya baik ya. Bagus banget sih.

Kampung China yg saya tuju ini terletak di kawasan yg bernama Kampung Indonesia. Ketika sampai di Kampung China, saya melihat kampung ini di dominasi oleh para penjual yg menjual barang-barang yg berbau 'China'. Ada hiasan pintu, ada patung Budha, ada perhiasan yg sesuai dgn shio,....dan jangan lupa....ada pertunjukan Barongsai juga lho. Saya juga banyak menemukan depot es durian goreng (hmmm...yummy!! Duriannya asli lho...bener-bener buah durian!) dan
depot liang teh.

Kampung China ini letaknya bersebelahan dengan Kampung Jawa dan Kampung Bali. Jadi di kampung indonesia ini, ada perwakilan dari Bali, Jawa, Sumatra, China, dll. Kampung ini agak mirip dengan Pasar Seni, karena sebagian besar memang di dominasi oleh toko-toko yg menjual barang-barang khas dari daerah-daerah yg
saya sebut tadi. Kalo Kampung Bali, ya toko-tokonya kebanyakan menjual lukisan, patung, kerajinan bali, dll. Kalo Kampung Jawa, ya toko-tokonya kebanyakan menjual kerajinan Jogjakarta, dll.

Kelihatannya, kampung ini akan berkembang pesat. Karena, selain pengunjung nya yg banyak (penuh sesak euyyy), saya juga melihat adanya pembangunan yg belum selesai di sisi kiri dari perkampungan ini. Kayaknya kawasan ini akan di perbesar lho.

Nah, pas di sebrangnya Kampung Indonesia ini, terdapat food court yg kelihatannya enak ya. Tapi saya belum coba.

Sangat di sarankan untuk dijadikan sebagai obyek wisata bila kita kedatangan keluarga dan sanak saudara.

Kota wisata ini dapat dimasuki melalui Jl. Alternatif Cibubur.

Salam,
Astrid


For any comment or question, please send email to: astrid-amalia@angelfire.com

15 March 2004

MANISAN JERUK NIPIS MADE BY MOM

Weekend kemarin, saya pulang ke tempat ortu saya di Cibubur. Di dapur, saya melihat sebuah toples yg berisi air kental berwarna coklat...sepertinya konsentrat...dan disana juga tergenang banyak belahan jeruk nipis. Lho, ini apa ya?

Ketika saya tanya ke Mama saya, dia bilang itu manisan jeruk nipis yg beliau buat sendiri. Beliau sempet menceritakan proses pembuatannya, tapi saya tidak menyimak berhubung udah ngiler pengen nyobain manisannya.

Lalu saya mengambil konsentrat manisan jeruk nipis ini sebanyak seperempat gelas, lalu saya juga mengambil 4 potong manisan jeruk nipis nya, lalu saya campur dengan air dingin dan es batu sampai mencapai satu gelas penuh. Abis itu diaduk dan ya langsung di minum.

Rasanya? Wah....enak banget! Asem-asem plus manis plus seger. Ternyata, Mama saya itu tidak hanya seorang koki yang handal, tapi ternyata beliau juga pembuat manisan yg top euy. (Ini menurut anaknya, lho!!)

Salam,
Astrid


For any comment or question, please send email to: astrid-amalia@angelfire.com

12 March 2004

ORANGE SQUASH

Orange di iris-iris tipis masih dengan kulitnya, lalu di cemplungin ke campuran sprite dan sunquick.
Kasi es batu, lalu diamkan se jam di lemari es.
Abis itu di lahap deh air dan jeruknya.

Rasanya seger dan kulitnya pun gak pahit tuh. Ini adalah salah satu minuman andalan di rumah kalo lagi ada acara, terutama lebaran.

Salam,
Astrid


For any comment or question, please send email to: astrid-amalia@angelfire.com

21 February 2004

Amateur Review: Coffee Tasting - Nefo Ground Coffee

Brand: Nefo
Logo: AAA
Location of factory: Jambi, Indonesia
Specification: ground coffee
Color of box: Orange
Color of grinded bean: dark Black

The right and perfect composition for this coffee is:

• 1½ teaspoon of the coffee for one cup OR
• 1 tablespoon of the coffee for 1 glass

Mix it with boiling water and stir. You may add sugar and creamer or milk if necessary. I prefer just black.

After I stirred the coffee with boiling water, the color of the coffee still looked dark black.
The smell is so strong.
If made with a wrong dosage, the result of the coffee will be very bitter.

Surprisingly, I didn’t taste any ’acidity’ from this coffee. This is totally different from any other coffee that I found. Just taste right for a ground coffee drinker like me.

The dark black color that this coffee has might come from the roast of this coffee which was too ’well done’. I can smell it right before I mix the coffee with the boiling water.

If we compare this coffee with Starbuck (SB) ground coffee – the darkest roast, the similarity is only at the color of the coffee beans…dark black. The differences are in:

1. The texture: the texture of the SB coffee is too dry just like the instant coffee of Nescafe, while this coffee is a bit moist
2. The smell: the smell of the SB coffee is fresh and last longer after I mixed it with boiling water, while this coffee smells so-so – not that strong and gone too soon
3. The taste: the taste of SB coffee is lighter than this coffee


For any comment or question, please send email to: astrid-amalia@angelfire.com